Daily Baby and Toddler DayCare
Minggu, 19 Februari 2017
Anak saya (8 tahun) memiliki kecerdasan visual yang cukup tinggi. Ia sering menjawab soal ujian dengan gambar, dan bukannya dengan kata atau kalimat. Misal, mengganti kata ‘bank’ dengan gambar bangunan berlambang dolar. Ada kekhawatiran jika ia bertemu dengan tenaga pengajar yang tak bisa menerima kondisinya
Setiap anak memang memiliki keunikan dan kecerdasannya masing-masing. Mama harus bersyukur anak memiliki kecerdasan visual yang sangat baik dan menonjol seperti itu, meski memang apa yang dikhawatirkan Mama di atas ada benarnya. Nah, karena si kecil sudah cukup besar, maka Mama harus mulai memberinya pengertian bahwa ada aturan-aturan di sekolah yang perlu ia ikuti, di antaranya menjawab soal ujian atau ulangan sesuai dengan konteksnya, yaitu menggunakan kata atau kalimat dan bukannya menggunakan gambar. Cara ini sekaligus akan melatih si kecil agar ia mengerti soal peraturan nantinya. Sebagai kompensasi atas kecerdasan visualnya yang tertahan, Mama bisa memasukkan si kecil ke les menggambar atau kegiatan ekskul melukis.
Jihan DayCare Rumah Penitipan Anak Usia 4bln-6thn, Jl Arya Putra No.34 Kedaung, Pamulang - TangSel 15415, CP: Bunda Yayat, Mobile: +628-235-235-3646. Penitipan anak jakarta, Bandung, tangerang, tangerang selatan, pamulang, bintaro, pondok cabe, pesawat, persib, Harga tempat penitipan anak, Tempat penitipan anak tangerang, Kurikulum penitipan anak, Usaha tempat penitipan anak, Taman penitipan anak, Jasa penitipan anak, Biaya penitipan, Jasa penitipan anak, baby daycare tangerang, baby daycare jakarta, baby daycare pamulang, baby daycare bintaro, baby daycare ciputat, baby daycare pondok cabe, baby daycare pd cabe, baby daycare di tangerang selatan, baby daycare di tangerang, baby daycare di jakarta, baby daycare di pamulang, baby daycare di bintaro, baby daycare di ciputat, baby daycare di pondok cabe, baby daycare di pd cabe, baby daycare tangerang di selatan, Penitipan anak jakarta, Penitipan anak ciputat, Penitipan anak pamulang, Penitipan anak tangerang, Penitipan anak tangerang selatan, Penitipan anak bintaro, prnitipan anak di bintaro, penitipan anak di ciputat, penitipan anak terbaik di jakarta, bisnis, hipmi, ukm, umkm, bank, mandiri, khusus ibu yang bekerja, karir, berkarir, anak anda tidak ada yang mengasuh, anak titipan tuhan, jagalah dia baik-baik, Ahok, Joko, Monas, Bus Way, Tol, Money, Bank, Bisnis, UKM, jangan berangkat kerja sebelum menitipkan anak di Jihan DayCare, anak anteng rezeki kenceng, cara tepat pengasuhan anak, lebih praktis ke penitipan anak, anda kesulitan dengan baby sitter, TDA, Tangan Di Atas, JDC solusinya, Ayah, Bunda, Ibu, Bapak, Adik, Kakak, Bobo, Tidur, Parenting, Keluarga, Jihan DayCare, Rumah Penitipan dan Pendidikan anak usia dini, usia 4 bulan sampai 6 tahun, Telkom, Telkomsel, Simpati, Presiden, Sehat, ceria, nyanyi, cerita, dongeng, senyum, bahagia, senang, hormat, sopan, santun, budi pekerti, lemah lembut, anies baswedan, smart, cerdas, tutur kata, runut, penitipan anak, penitipan anak, penitipan, anak, penitipan anak jakarta, penitipan anak jabotabek, makan, minum, gratis, free, asri, alami, makan, minum, belajar, sosialisasi, apartemen, rumah, susun, rumah susun, pemilu, pemilukada, cagub, cawagub, gubernur, walikota, bupati, kpu, hari pencoblosan, parenting, meeting, bisnis, tanah abang, pasar, kereta, kereta api, pesawat, indonesia, Jl Arya Putra No 34 RT 09/10, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan 15415, 08-235-235-3646, 082352353646, anak, penitipan, penitipan anak, baby, daycare, baby daycare, tempat penitipan anak, jakarta, ciputat, pamulang,bintaro, persib, baby massage, baby spa, terapi, urut, pijat, #Anak #Penitipan #PenitipanAnak #TempatPenitipanAnak #Jakarta #Ciputat #Pamulang #Bintaro #Persib #HappyNewYear #MenjadiYangTerbaik #KeretaCepat #Indonesia
Menurut Vivien Sabel, psikiater, pakar bahasa, dan penulis The Blossom Method, gerakan dan ekspresi bayi mengandung arti. Ini beberapa di antaranya:
- MENGUCEK MATA
Ketika bayi mengusap bagian wajah atau mata, berarti dia sedang mengantuk. Apalagi, jika usapan itu dia lakukan menjelang atau bertepatan dengan jam tidurnya. Itu berarti, dia sangat mengantuk. Jika bayi diajak bercanda, dia justru merengek dan menangis, pertanda ia kelelahan.…
Tanggapi Dengan
Jika usapan tidak terjadi di jam tidur bayi, serta diiringi senyuman, bisa jadi ia sedang ingin bermain. Namun, bila dilakukan bertepatan dengan jam tidur, sebaiknya Anda berhenti mengajak dia bermain atau beraktivitas. Segera gendong atau nyanyikan lagu pengiring tidur, sambil menimang dia secara perlahan.
- MENATAP
Jangan merasa aneh saat Anda melihat dia tiba-tiba menatap pajangan berwarna merah muda di dinding dalam waktu lama. Bayi senang menatap benda-benda berwarna cerah atau yang sedang bergerak. Tatapannya memberi arti dia sedang menganalisis objek menurut verisnya, sekaligus penasaran dengan benda yang dia tatap.
Tanggapi dengan…
Dekatkan dia dengan benda yang sedang ditatap untuk mengobati rasa pensarannya. Perlihatkan juga aneka mainan bayi dengan warna-warna mencolok untuk menstimulasi indra penglihatannya.
Mainan berbentuk juga taka da salahnya dikenalkan kepada bayi. Bercayalah, bayi Anda mudah penasaran dengan berbagai macam benda.
- MENENDANG
Saat bayi melihat bola-bola yang diletakkan di dalam bak, atau mendengar suara kring-kring sepeda, lalu sesaat ia mengayunkan kedua kakinya, seperti ingin menendang, itu merupakan cara dia memberi tahu Anda bahwa dia tertarik dan ingin menggapai bola-bola, atau mendekati sumber suara kring-kring sepeda. Bahkan, tendangan itu bisa disamakan artinya dengan ungkapan kata “Wow, keren!”
Tanggapi dengan…
Angkat bayi, dan ajak dia mendekati sumber objek yang dia sukai. Anda juga bisa mengajak dia bermain dengan bernyanyi, biarkan tendangan kakinya mengikuti irama lagu. Kegiatan itu dapat
membantu mengembangkan otot-otot kakinya, sebagai bekal dia merangkak nanti.
- MENGGARUK TELINGA
Saat bayi menggaruk telinganya, itu pertanda dia sedang merasa tidak nyaman. Berbagai hal bisa menjadi stimulus rasa tidak nyamannya, misalnya rasa nyeri atau sakit pada bagian-bagian tubuh tertentu, suasana ruang yang terlalu berisik atau panas, popoknya sudah penuh, atau diganggu dengan binatang (misalnya, semut, nyamuk, atau serangga lain). Kondisi lain, seperti gangguan atau infeksi bakteri/virus, yang terjadi di dalam telinga atau organ tubuh lain juga bisa membuat si kecil tidak nyaman. Hal ini memang tidak bisa terlihat oleh mata telanjang.
Tanggapi dengan…
Ikuti insting Anda untuk menentukan apa yang membuat bayi tak nyaman. Cek suhu ruangan yang mungkin terlalu panas atau telalu dingin. Begitu pula ketika ruangan terlalu berisik, pindahkan bayi ke tempat yang lebih tenang. Bila hal tersebut sudah dilakukan, namun dia masih tampak tak nyaman, usap pelan punggungnya, atau tepuk-tepuk kecil pantatnya supaya dia berhenti menggaruk telinga. Bila bayi mengubah gerakannya, dari menggaruk telinga menjadi
menarik telinga, itu berarti ada rasa sakit di dalam telinganya. Segera periksakan ke dokter anak.
- MERENTANGKAN KEDUA TANGAN
Ini merupakan tanda yang diberikan oleh bayi untuk mengutarakan perasaan hatinya yang sedang senang. Pada kondisi ini, ia merasa santai, dan ingin mengeksplorasi sekelilingnya.
Tanggapi dengan…
Manfaatkan suasana hati anak untuk memberikan rangsangan positif, guna menstimulasi tumbuh kembangnya. Misalnya, dengan mengambil boneka favoritnya dan menggerakkannya ke sana dan ke mari, sambil diiringi lagu. Kegiatan tersebut tidak hanya membuat dia semakin senang, tetapi juga bisa menstimulasi indra penglihatan dan pendengarannya. Sesekali, ajak bayi ke luar rumah, atau bermain di teras rumah agar ia tidak bosan berada di dalam rumah terus.
Jihan DayCare
Rumah Penitipan Anak Usia 4bln-6thn, Jl Arya Putra No.34 Kedaung, Pamulang -
TangSel 15415, CP: Bunda Yayat, Mobile: +628-235-235-3646. Penitipan anak
jakarta, Bandung, tangerang, tangerang selatan, pamulang, bintaro, pondok cabe,
pesawat, persib, Harga tempat penitipan anak, Tempat penitipan anak tangerang,
Kurikulum penitipan anak, Usaha tempat penitipan anak, Taman penitipan anak,
Jasa penitipan anak, Biaya penitipan, Jasa penitipan anak, baby daycare
tangerang, baby daycare jakarta, baby daycare pamulang, baby daycare bintaro,
baby daycare ciputat, baby daycare pondok cabe, baby daycare pd cabe, baby
daycare di tangerang selatan, baby daycare di tangerang, baby daycare di
jakarta, baby daycare di pamulang, baby daycare di bintaro, baby daycare di
ciputat, baby daycare di pondok cabe, baby daycare di pd cabe, baby daycare
tangerang di selatan, Penitipan anak jakarta, Penitipan anak ciputat, Penitipan
anak pamulang, Penitipan anak tangerang, Penitipan anak tangerang selatan,
Penitipan anak bintaro, prnitipan anak di bintaro, penitipan anak di ciputat,
penitipan anak terbaik di jakarta, bisnis, hipmi, ukm, umkm, bank, mandiri,
khusus ibu yang bekerja, karir, berkarir, anak anda tidak ada yang mengasuh,
anak titipan tuhan, jagalah dia baik-baik, Ahok, Joko, Monas, Bus Way, Tol,
Money, Bank, Bisnis, UKM, jangan berangkat kerja sebelum menitipkan anak di
Jihan DayCare, anak anteng rezeki kenceng, cara tepat pengasuhan anak, lebih
praktis ke penitipan anak, anda kesulitan dengan baby sitter, TDA, Tangan Di
Atas, JDC solusinya, Ayah, Bunda, Ibu, Bapak, Adik, Kakak, Bobo, Tidur,
Parenting, Keluarga, Jihan DayCare, Rumah Penitipan dan Pendidikan anak usia
dini, usia 4 bulan sampai 6 tahun, Telkom, Telkomsel, Simpati, Presiden, Sehat,
ceria, nyanyi, cerita, dongeng, senyum, bahagia, senang, hormat, sopan, santun,
budi pekerti, lemah lembut, anies baswedan, smart, cerdas, tutur kata, runut,
penitipan anak, penitipan anak, penitipan, anak, penitipan anak jakarta,
penitipan anak jabotabek, makan, minum, gratis, free, asri, alami, makan,
minum, belajar, sosialisasi, apartemen, rumah, susun, rumah susun, pemilu,
pemilukada, cagub, cawagub, gubernur, walikota, bupati, kpu, hari pencoblosan,
parenting, meeting, bisnis, tanah abang, pasar, kereta, kereta api, pesawat,
indonesia, Jl Arya Putra No 34 RT 09/10, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan
15415, 08-235-235-3646, 082352353646,
anak, penitipan, penitipan anak, baby, daycare, baby daycare, tempat penitipan
anak, jakarta, ciputat, pamulang,bintaro, persib, baby massage, baby spa,
terapi, urut, pijat, #Anak #Penitipan #PenitipanAnak #TempatPenitipanAnak
#Jakarta #Ciputat #Pamulang #Bintaro #Persib #HappyNewYear #MenjadiYangTerbaik
#KeretaCepat #Indonesia
Kamis, 16 Februari 2017
Penelitian selama 50 tahun ini menunjukkan bahwa memukul anak bisa menyebabkan trauma, IQ rendah, perilaku anti sosial, dan gangguan kesehatan mental.
Saat anak berbuat nakal, atau tidak mematuhi permintaan, seringkali orangtua merasa geram dan ingin memukulnya. Bahkan ada beberapa orangtua yang menerapkan memukul anak di tangan atau di pantat sebagai cara untuk mendisiplinkan anak.
Tapi Bunda, berhati-hatilah. Memukul anak bisa menyebabkan IQ-nya menjadi rendah, selain itu, pemukulan walaupun tidak meninggalkan bekas luka tetap menimbulkan trauma bagi anak-anak. Beberapa studi telah membuktikannya.
Anak yang sering dipukul cenderung memiliki IQ yang rendah
Sebuah penelitian yang melibatkan ratusan anak-anak di Universitas New Hampshire Amerika Serikat menunjukkan, anak yang sering mendapat pukulan, cenderung memiliki tingkat IQ yang rendah.
Murray Straus, pemimpin riset ini menyatakan, “Penelitian menunjukkan bahwa menghindari pemukulan dan menjalankan metode lain untuk mendisiplinkan anak bisa membantu anak agar lebih cerdas.”
“Saya yakin, memukul anak menyebabkan kemunduran dalam perkembangan anak dan kemampuan mentalnya.”
Straus dan rekannya Mallie Paschall dari Institute for Research and Evaluation di Maryland meneliti sejumlah anak yang mewakili anak-anak di negara mereka. Straus dan Paschall membaginya ke dalam dua grup berdasarkan umur, 806 anak usia 2-4 tahun, dan 704 anak berusia 5-9 tahun.
Mereka menguji tingkat IQ si anak pada awal penelitian, kemudian mengujinya kembali empat tahun kemudian. Anak-anak yang berada di kedua grup terbukti bertambah cerdas.
Tetapi anak-anak umur 2-4 tahun yang mengalami pemukulan memiliki skor 5 poin lebih rendah, dibanding mereka yang tidak pernah dipukul orangtuanya. Anak-anak umur 5-9 tahun yang pernah dipukul, rata-rata nilai IQ-nya lebih rendah 2.8 poin dibandingkan rekan mereka yang tidak dipukul.
Riset ini juga melibatkan statistik yang menerangkan pendidikan orangtua, pemasukan bulanan, stimulasi kognitif dari orangtua, dan faktor-faktor lain yang bisa memengaruhi kesehatan mental anak.
“Berlawanan dengan apa yang dipercayai orang, dipukul oleh orangtua adalah pengalaman traumatis bagi anak, kami mengetahui dari berbagai penelitian bahwa trauma menekan otak secara negatif,” ujar Straus.
Trauma juga bisa menyebabkan anak-anak mengalami stres saat menghadapi situasi sulit, dan kemampuan kognitifnya juga tidak bekerja dengan baik.
Dengan memukul, orangtua memberikan hukuman agar anak memerhatikan dan berperilaku sesuai keinginan orangtua. Tapi hal ini tidak merangsang anak untuk berpikir secara mandiri, sehingga mencegah anak untuk menemukan solusi terbaik dari masalah yang ia hadapi secara mandiri. Karena anak akan cenderung berperilaku baik hanya untuk menghindari pukulan.
Dampak panjang memukul anak
Sebuah penelitian lain dilakukan selama 50 tahun di Universitas Texas dan Universitas Michigan, melibatkan lebih dari 160 ribu anak-anak dan dipublikasikan di Journal of Family Psychology.
Riset tersebut menemukan bahwa anak-anak yang dipukul, cenderung memiliki sikap menentang, perilaku anti sosial meningkat, agresif, kesehatan mental yang bermasalah, dan juga kemampuan kognitif rendah.
Studi ini memusatkan pada anak-anak yang mengalami pemukulan secara wajar, seperti pukulan di pantat, atau tamparan di tangan. Dan pemukulan yang bersifat kekerasan yang menyebabkan luka berbahaya.
Andrew Grogan-Kaylor, rekan profesor di Universitas Michigan yang menjadi co-author dalam studi ini menemukan bahwa pemukulan (dilakukan dengan telapak tangan terbuka pada pantat atau kaki dan tangan anak), secara signifikan berhubungan dengan 13 dari 17 dampak merugikan yang mereka teliti.
“Pemukulan membuahkan hasil yang berlawanan dengan apa yang orangtua inginkan,” ujar Andrew.
Elizabeth dan Andrew meneliti dampak jangka panjang pada orang dewasa yang mengalami pemukulan saat masih anak-anak. Hasilnya, mereka yang lebih sering dipukul cenderung menampakkan perilaku anti sosial dan mengalami masalah kesehatan mental.
Orang dewasa yang mereka teliti juga cenderung akan melakukan jenis hukuman yang sama pada anaknya, yang menjadi kunci bahwa perilaku menghukum anak dengan memukul diwariskan dari generasi ke generasi.
Laporan UNICEF tahun 2014 menyatakan bahwa 80% orangtua di seluruh dunia melakukan pemukulan sebagai cara untuk mendisiplinkan anak. Para peneliti juga telah melihat berbagai macam studi yang menunjukkan bahwa pemukulan seperti ini menghasilkan dampak negatif.
“Masyarakat berpikir bahwa dengan dipukul anak akan menunjukkan perilaku berbeda. Namun penelitian kami menunjukkan bahwa pemukulan berhubungan dengan dampak negatif yang serupa dengan akibat dari kekerasan, hanya beberapa tingkat lebih rendah.”
Elizabeth berharap bahwa studi yang dilakukan oleh mereka bisa mengajarkan orangtua potensi bahaya dari memukul anak, dan agar orangtua menemukan metode lain untuk mendisiplinkan anak-anak mereka.
Bila Anda sering memukul anak sebagai hukuman, sebaiknya Anda segera menghentikannya. Mungkin anak terlihat baik-baik saja, dan langsung menurut apa yang Anda katakan. Namun di balik itu, ia akan menyimpan trauma dan menyebabkan kesehatan mentalnya terganggu.
Mari kita wariskan hal yang baik pada anak untuk ia terapkan pada generasi mendatang, dan bukannya metode yang merugikan seperti pemukulan.
Jihan DayCare Rumah Penitipan Anak Usia 4bln-6thn, Jl Arya Putra No.34 Kedaung, Pamulang - TangSel 15415, CP: Bunda Yayat, Mobile: +628-235-235-3646. Penitipan anak jakarta, Bandung, tangerang, tangerang selatan, pamulang, bintaro, pondok cabe, pesawat, persib, Harga tempat penitipan anak, Tempat penitipan anak tangerang, Kurikulum penitipan anak, Usaha tempat penitipan anak, Taman penitipan anak, Jasa penitipan anak, Biaya penitipan, Jasa penitipan anak, baby daycare tangerang, baby daycare jakarta, baby daycare pamulang, baby daycare bintaro, baby daycare ciputat, baby daycare pondok cabe, baby daycare pd cabe, baby daycare di tangerang selatan, baby daycare di tangerang, baby daycare di jakarta, baby daycare di pamulang, baby daycare di bintaro, baby daycare di ciputat, baby daycare di pondok cabe, baby daycare di pd cabe, baby daycare tangerang di selatan, Penitipan anak jakarta, Penitipan anak ciputat, Penitipan anak pamulang, Penitipan anak tangerang, Penitipan anak tangerang selatan, Penitipan anak bintaro, prnitipan anak di bintaro, penitipan anak di ciputat, penitipan anak terbaik di jakarta, bisnis, hipmi, ukm, umkm, bank, mandiri, khusus ibu yang bekerja, karir, berkarir, anak anda tidak ada yang mengasuh, anak titipan tuhan, jagalah dia baik-baik, Ahok, Joko, Monas, Bus Way, Tol, Money, Bank, Bisnis, UKM, jangan berangkat kerja sebelum menitipkan anak di Jihan DayCare, anak anteng rezeki kenceng, cara tepat pengasuhan anak, lebih praktis ke penitipan anak, anda kesulitan dengan baby sitter, TDA, Tangan Di Atas, JDC solusinya, Ayah, Bunda, Ibu, Bapak, Adik, Kakak, Bobo, Tidur, Parenting, Keluarga, Jihan DayCare, Rumah Penitipan dan Pendidikan anak usia dini, usia 4 bulan sampai 6 tahun, Telkom, Telkomsel, Simpati, Presiden, Sehat, ceria, nyanyi, cerita, dongeng, senyum, bahagia, senang, hormat, sopan, santun, budi pekerti, lemah lembut, anies baswedan, smart, cerdas, tutur kata, runut, penitipan anak, penitipan anak, penitipan, anak, penitipan anak jakarta, penitipan anak jabotabek, makan, minum, gratis, free, asri, alami, makan, minum, belajar, sosialisasi, apartemen, rumah, susun, rumah susun, pemilu, pemilukada, cagub, cawagub, gubernur, walikota, bupati, kpu, hari pencoblosan, parenting, meeting, bisnis, tanah abang, pasar, kereta, kereta api, pesawat, indonesia, Jl Arya Putra No 34 RT 09/10, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan 15415, 08-235-235-3646, 082352353646, anak, penitipan, penitipan anak, baby, daycare, baby daycare, tempat penitipan anak, jakarta, ciputat, pamulang,bintaro, persib, baby massage, baby spa, terapi, urut, pijat, #Anak #Penitipan #PenitipanAnak #TempatPenitipanAnak #Jakarta #Ciputat #Pamulang #Bintaro #Persib #HappyNewYear #MenjadiYangTerbaik #KeretaCepat #Indonesia
Orang tua mana yang tega melihat anaknya sedih, gelisah dan marah? Rengekan si kecil meminta sesuatu untuk di penuhi bahkan seringkali mampu membuat Mama dan Papa berselisih pendapat. Kalau sudah begitu, apakah harus selalu orang tua mengikuti kemauan anak dan “terintimidasi” atas nama terlalu sayang pada buah hati? Rasa kecewa anak terhadap sesuatu juga tak jarang menimbulkan rasa bersalah orang tua.
Mery C Lamia, Ph.D. , seorang expert, penulis buku serta praktisi psikologi dari California School of Professional Psychology mendefinisikan kekecewaan adalah rasa yang mendalam atas kesedihan yang dialami. Banyak orang melakukan berbagai cara untuk menghindari rasa kecewa, bahkan terkadang sebagian orang mencari pembenaran atas sesuatu agar mereka terhindar dari rasa kecewa. Mery menambahkan, bahwa dalam kasus apapun kekecewaan adalah pengalaman menyedihkan dimana harapan seseorang tidak terpenuhi, dan seringkali menimbulkan rasa marah.
Jim Taylor, Ph.D., dosen ilmu psikologi Universitas San Fransisco menjelaskan bahwa umumnya pada seorang anak kekecewaan adalah respons alami terhadap suatu kegagalan atau tidak sesuainya harapan dengan kenyataan. Beberapa anak seringkali over-reacted terhadap kekecewaan mereka dengan cara yang semakin menguatkan rasa kecewa dalam dirinya. Seorang anak yang dihadapkan dengan rasa kecewa akan mudah menyerah, tidak semangat, bahkan tidak jarang merasa putus asa sehingga menjadi penghambat mereka mencapai tujuan atau prestasi yang semula semangat ingin di raih. Reaksi dari rasa kecewa bisa menyebabkan seorang anak merasa tidak kompeten yang jika terus-menerus terjadi, akan menurunkan harga diri mereka.
Pentingnya seorang anak mengalami peristiwa yang di sebut rasa kecewa dikemukakan Natalia Indrasari Soetrisno, Psi (psikolog, terapis keluarga yang fokus menangani masalah parenting, relationship dan communication). “Anak sangat penting untuk dilatih merasakan apa itu sakit karena rasa kecewa, bagaimana jika apa yang di inginkan suatu hari harus pupus karena sebuah alasan. Hidup tak selamanya sejalan dengan yang kita maui. Belajar menghadapi kekecewaan, ketika hidup mengalami kondisi ‘jatuh’, sangatlah penting.” Natalia menjelaskan lebih jauh jika “Orangtua bisa saja berusaha untuk tidak mengecewakan anak, tapi bukan berarti anak bisa terlindungi (terbebas) dari perasaan kecewa. Rasa kecewa itu bisa bersumber dari berbagai faktor atau disebabkan oleh orang lain dalam hidupnya. Kita tidak bisa mencegah orang lain mempunyai perasaan negatif. Pola kesalahan persepsi seperti berpikiran terlalu kaku kerap menimbulkan perasaan negatif, dan kita tidak bisa mengontrol orang lain untuk tidak berpikir negatif. Jadi rasa kecewa itu tidak bisa dielakkan. Anak tetap harus diajarkan cara menghadapi perasaan kecewa yang sifatnya positif dan konstruktif, supaya anak tumbuh menjadi manusia yang resilient (pantang menyerah).”
Sesekali merasakan apa itu kecewa sangat bermanfaat bagi perkembangan karakter seorang anak, sejauh orang tua menyertai dan mengajarkan bagaimana menjadikan kecewa berbalik menjadi nilai positif yang membangun.
Beberapa langkah bijak yang bisa di lakukan orang tua untuk memulihkan kondisi buah hati dari rasa kecewa diantaranya adalah:
Memahami posisi sebagai orang tua;
Sebagai orang tua tidaklah memungkinkan jika setiap saat dapat memberikan kepuasan atau kebahagiaan untuk seorang anak, yang mungkin dilakukan adalah membantu mereka memilih untuk bahagia. Sebagai suatu contoh, ketika anda mengajak anak anak berkunjung ke sebuah museum, anda mungkin merasa hal tersebut adalah hal terbaik dan menyenangkan. Di akhir kunjungan anda mungkin saja mendapatkan jawaban yang kurang sesuai dari anak anda. Bisa jadi komentar inilah yang akan anda dengar “hmm, biasa saja Ma…aku malah merasa lebih banyak bosan dengan yang aku lihat.” Kuncinya sebagai orang tua, jangan menunjukkan reaksi berlebih untuk merespond komentar tersebut, melainkan coba memberikan sisi baik lainnya seperti dengan menanyakan “Hal apa yang paling kamu sukai saat di museum tadi nak?” Anak akan meniru apa yang menjadi cara orang tua dalam menghadapi sebuah kekecewaan atau kondisi yang tidak sesuai harapan.
Empati Terhadap perasaan anak
Ketika anak merasa sedih atau kecewa akibat suatu hal, ungkapkan rasa simpati dan empati Anda. Agar ia tahu dan mengerti pedihnya rasa kecewa. Biarkan anak mengerti ada rasa kecewa/frustasi dalam hidupnya. Misalkan saja ketika anak tidak jadi pergi ke pesta ulang tahun, akibat hujan besar, jelaskan bahwa kondisi itu memang mengecewakan.
Ajarkan anak Tehnik Menenangkan diri sendiri
Dalam sebuah buku berjudul Dealing with Dissapointment: Helping Kids Cope With Things Don’t Go Their Way yang ditulis oleh Elizabeth Crary, ada 6 (enam) kategori atau tehnik dalam hal mengatasi rasa kecewa atau ( menenangkan diri sendiri) untuk anak balita sampai dengan 12 tahun yaitu:
Aktifitas Fisik
Bergerak; misal berlari, menari, melompat, mendaki atau apapun untuk mengeluarkan energi.
Bernafas dengan tenang; Ajarkan anak anak bagaimana menarik nafas dalam-dalam, dan hembuskan sambil meniup lilin ulang tahun, bulu hingga terjatuh dari meja, atau meniup apapun yang berakhir dengan
Mendengarkan/Berbicara
Bicara dengan seseorang; anak-anak butuh untuk didengar sebelum mereka menyelesaikanmasalah. Jadilah pendengar yang baik, jangan interupsi dan tanpa mencoba untuk memperbaiki keadaan. Cukup Dengarkan!
Berbicara pada diri sendiri yang bersifat positif. Contohkan kepada anak anak, bahwa selalu ada hikmah atau pesan positif dibalik semua peristiwa yang membuat mereka kecewa.
Mendengarkan Musik, identifikasi jenis musik apa yang dapat mengembalikan rasa bahagia anak anak ketika merasa sedih atau tidak nyaman. Pada beberapa kasus, cara tersebut mampu mengembalikan mood anak kembali kondusif.
Visual
Membaca Buku; membaca buku dapat membantu anak anak menjadi lebih fokus akan hal yang dibacanya
Kreatif; Menggambar, untuk anak usia dini,mintalah mereka menggambarkan apa yang dirasakan di atas kertas
Membuat sesuatu; memasak kue, membuat patung, origami dan sejenisnya dapat membantu merubah fokus dan emosi anak menjadi lebih baik dan menyenangkan.
Menenangkan diri Sendiri (Self Calming)
Berikan Pelukan; Sentuhan fisik sangat nyaman dan dibutuhkan anak saat kondisi psikis mereka tidak stabil.
Mandi air hangat; mandi dengan air hangat bisa jadi alternatif mengurangi perasaan sedih dan tidak menyenangkan.
Humor
Membaca buku-buku dengan cerita lucu
Menonton video – video lucu
Konsisten
Lakukan hal yang sama setiap kali anak berhadapan dengan peristiwa-peristiwa yang membuatnya kecewa. Jangan pernah menolak perasaan tersebut, melainkan, akuilah sebagai perasaan yang wajar.
Berikan peneguhan
Ketika anak sudah berhasil melewati perasaan kecewanya dan tenang, berilah peneguhan (reinforce) dengan kata-kata, sehingga kelak anak akan mampu mengatasi kekecewaannya dengan memilih alternatif lain yang ditemuinya dalam hidup. Misal dengan mengatakan, “wah, ternyata meskipun tidak jadi ke pantai, kita bisa bersenang-senang dengan melakukan kegiatan ini ya…”
Pada akhirnya, orang tua tidak dapat selalu mendampingi dan memberikan kenyamanan bagi anak. Seorang anak kelak akan tumbuh dengan segala masalah yang akan ditemui, dan rasa kecewa akan menjadi sesuatu yang dapat dikelola dengan baik. Tugas orang tua ialah mendampingi dan membiasakan anak bersahabat dengan rasa kecewa serta memberikan pejelasan bahwa kecewa itu memang ada dan nyata.
Jihan DayCare Rumah Penitipan Anak Usia 4bln-6thn, Jl Arya Putra No.34 Kedaung, Pamulang - TangSel 15415, CP: Bunda Yayat, Mobile: +628-235-235-3646. Penitipan anak jakarta, Bandung, tangerang, tangerang selatan, pamulang, bintaro, pondok cabe, pesawat, persib, Harga tempat penitipan anak, Tempat penitipan anak tangerang, Kurikulum penitipan anak, Usaha tempat penitipan anak, Taman penitipan anak, Jasa penitipan anak, Biaya penitipan, Jasa penitipan anak, baby daycare tangerang, baby daycare jakarta, baby daycare pamulang, baby daycare bintaro, baby daycare ciputat, baby daycare pondok cabe, baby daycare pd cabe, baby daycare di tangerang selatan, baby daycare di tangerang, baby daycare di jakarta, baby daycare di pamulang, baby daycare di bintaro, baby daycare di ciputat, baby daycare di pondok cabe, baby daycare di pd cabe, baby daycare tangerang di selatan, Penitipan anak jakarta, Penitipan anak ciputat, Penitipan anak pamulang, Penitipan anak tangerang, Penitipan anak tangerang selatan, Penitipan anak bintaro, prnitipan anak di bintaro, penitipan anak di ciputat, penitipan anak terbaik di jakarta, bisnis, hipmi, ukm, umkm, bank, mandiri, khusus ibu yang bekerja, karir, berkarir, anak anda tidak ada yang mengasuh, anak titipan tuhan, jagalah dia baik-baik, Ahok, Joko, Monas, Bus Way, Tol, Money, Bank, Bisnis, UKM, jangan berangkat kerja sebelum menitipkan anak di Jihan DayCare, anak anteng rezeki kenceng, cara tepat pengasuhan anak, lebih praktis ke penitipan anak, anda kesulitan dengan baby sitter, TDA, Tangan Di Atas, JDC solusinya, Ayah, Bunda, Ibu, Bapak, Adik, Kakak, Bobo, Tidur, Parenting, Keluarga, Jihan DayCare, Rumah Penitipan dan Pendidikan anak usia dini, usia 4 bulan sampai 6 tahun, Telkom, Telkomsel, Simpati, Presiden, Sehat, ceria, nyanyi, cerita, dongeng, senyum, bahagia, senang, hormat, sopan, santun, budi pekerti, lemah lembut, anies baswedan, smart, cerdas, tutur kata, runut, penitipan anak, penitipan anak, penitipan, anak, penitipan anak jakarta, penitipan anak jabotabek, makan, minum, gratis, free, asri, alami, makan, minum, belajar, sosialisasi, apartemen, rumah, susun, rumah susun, pemilu, pemilukada, cagub, cawagub, gubernur, walikota, bupati, kpu, hari pencoblosan, parenting, meeting, bisnis, tanah abang, pasar, kereta, kereta api, pesawat, indonesia, Jl Arya Putra No 34 RT 09/10, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan 15415, 08-235-235-3646, 082352353646, anak, penitipan, penitipan anak, baby, daycare, baby daycare, tempat penitipan anak, jakarta, ciputat, pamulang,bintaro, persib, baby massage, baby spa, terapi, urut, pijat, #Anak #Penitipan #PenitipanAnak #TempatPenitipanAnak #Jakarta #Ciputat #Pamulang #Bintaro #Persib #HappyNewYear #MenjadiYangTerbaik #KeretaCepat #Indonesia
Seorang kakak seharusnya tidak ditugaskan menjaga adiknya sekalipun ini sudah lumrah dilakukan. Simak beberapa argumentasi berikut ini.
Seringkali orangtua meminta anaknya yang berusia di bawah 10 tahun untuk menjaga adik bayi atau balitanya. Hal itu tampak lumrah sebagai sebuah latihan tanggung jawab sebagai seorang kakak, namun seharusnya seorang kakak tidak ditugaskan menjaga adiknya.
Mengajari anak sikap tanggung jawab menjaga adik memang penting, namun kita harus memerhatikan usia dan besaran tanggung jawab yang harus ditanggung oleh si anak. Perlu adanya sebuah pertimbangan secara mental dan fisik apakah sang kakak sudah mampu menjaga adiknya atau belum.
Berikut ini argumentasi mengapa seorang kakak seharusnya tidak ditugaskan menjaga adiknya:
1. Beda prioritas
Seorang kakak seharusnya tidak ditugaskan menjaga adiknya karena prioritas Anda adalah keselamatan adik, sedangkan prioritas kakak adalah bermain. Pada usia di bawah 15 tahun, seorang anak biasanya sangat memahami bahwa belajar dan bermain adalah haknya sehingga hal di luar itu dianggap bukanlah kewajibannya.
Anda harus mengingat bahwa anak di bawah 15 dan 10 tahun sudah memiliki sifat pemberontak dan mulai bisa memutuskan sendiri apa yang ia anggap benar. Bisa jadi ia merasa bahwa tugas yang Anda berikan padanya seharusnya tidak menjadi bebannya karena ia punya prioritas lain yang harus dikerjakan.
Jika kakaknya belum bisa melindungi diri sendiri dari kecelakaan yang mungkin menimpanya, bagaimana mungkin orangtua bisa yakin bahwa dia akan bisa melindungi adiknya? Sebelum Anda menugaskan kakak untuk menjaga adiknya, perhatikan berapa jarak usianya.
2. Ketidaksiapan mental dan fisik
Usia berapa seorang kakak bisa bertanggung jawab terhadap adiknya? Hal ini tergantung kedewasaan anak, cara didik Anda selama ini, dan kekuatan fisiknya.
Anak usia 10 tahun akan kewalahan menjaga adiknya yang berumur 5 tahun karena kekuatan fisiknya belum mumpuni untuk menggendong dalam waktu lama, menahan berat badan, maupun menjaga emosi adik dan dirinya sendiri saat bertengkar.
Sedangkan, jika ia berusia 10 tahun dan adiknya berusia 8 tahum, maka kondisi mentalnya dan adik tak akan jauh berbeda. Bukannya akur, memperlebar jurang antara perlakukan kepada kakak maupun adik malah akan membuat mereka bersaing secara tidak sehat.
3. Melempar tanggung jawab
Beberapa orangtua memang memiliki anak yang cenderung lebih dewasa pemikirannya dibanding anak seusianya yang lain. Sehingga Anda bisa meminta si kakak untuk menjaga adiknya.
Namun, perlu diingat bahwa seharusnya Anda adalah orang yang bertanggung jawab sepenuhnya terhadap anak-anak. Bukan justru menimpakan tanggung jawab tersebut pada kakak sepenuhnya selama Anda absen mengawasi adiknya.
Banyak terjadi, saat kakak melakukan kesalahan waktu menjaga adiknya, orangtua justru memarahi maupun memberikan hukuman lainnya. Jika itu terjadi, hal tersebut akan terus mengendap di dalam pikirannya dan jadi dendam tersendiri kepada Anda ataupun justru pada adiknya.
Bagaimanapun, Andalah yang harus bertanggung jawab terhadap anak-anak Anda. Apa yang terjadi pada anak masih menjadi tanggung jawab Anda sepenuhnya sekalipun Anda pernah mendelegasikan sang kakak untuk melakukan sesuatu yang seharusnya menjadi tugas Anda.
4. Persaingan antar saudara
Kakak yang sering diminta menjaga adik kadang juga harus mengalami masa-masa di mana ia harus terus mengalah demi adiknya dan disalahkan jika adiknya menangis atau berebut mainan.
Meminta kakak terus menerus mengalah demi adik akan menurunkan kepercayaan diri si kakak dan membuat ia kecil hati. Kecil hati yang dirasakan olehnya akan membuat ia merasa tidak dicintai oleh orangtuanya karena orangtua selalu mengutamakan adiknya.
Sebaliknya, adik juga belum tentu menerima kakak sebagai panutan maupun seseorang yang pantas untuk dituruti. Sebaliknya, ia akan merasa bahwa kakak memiliki kecenderungan untuk mengontrol dirinya hanya karena orangtua meminta kakak untuk menjaga adiknya.
Waspadai adanya "si pengadu", baik dari pihak kakak maupun dari pihak adik. Jika Anda keliru memutuskan siapa yang salah dalam sebuah keributan antar saudara kandung yang kejadiannya tidak Anda lihat sendiri, keputusan Anda akan membuat mereka ingat tentang seberapa adil Anda dalam memutuskan sebuah perkara.
5. Kakak beradik bisa bekerja sama melanggar aturan orangtua
Anda mengira bahwa selama Anda pergi, keadaan rumah baik-baik saja karena tidak ada laporan maupun komplain apapun dari anak-anak. Padahal, bisa jadi mereka malah justru menjadi partner in crime alias bersekongkol untuk melawan aturan Anda.
Jika persekongkolan pertama sukses mengelabuhi Anda, maka akan ada persekongkolan lain. Hal ini akan jadi sesuatu yang buruk apabila hal yang mereka lakukan adalah sesuatu hal yang tidak lumrah untuk usianya.
6. Melanggar hukum legal
Jika ada suatu hal yang terjadi pada anak-anak Anda yang masih di bawah umur saaat Anda meninggalkan mereka walau sebentar, maka Anda bisa dituntut secara hukum sedang melakukan penelantaran anak.
Selain itu, pasal tentang kelalaian seseorang -dalam hal ini kelalaian Anda sebagai orangtua- bisa berlaku untuk Anda. Karena, anak yang masih di bawah umur lebih dilindungi secara hukum dibanding dengan Anda sebagai orang dewasa yang sudah semestinya mengemban kewajiban untuk menjaga anak-anak.
Jika Anda ingin melatih kedewasaan mental anak, selalu dampingi ia dalam melakukan tugas-tugasnya. Jangan sampai, saat ia belum siap mengemban tanggung jawab besar, Anda sudah menyerahkan begitu saja sepenuhnya pada sang kakak.
Jihan DayCare Rumah Penitipan Anak Usia 4bln-6thn, Jl Arya Putra No.34 Kedaung, Pamulang - TangSel 15415, CP: Bunda Yayat, Mobile: +628-235-235-3646. Penitipan anak jakarta, Bandung, tangerang, tangerang selatan, pamulang, bintaro, pondok cabe, pesawat, persib, Harga tempat penitipan anak, Tempat penitipan anak tangerang, Kurikulum penitipan anak, Usaha tempat penitipan anak, Taman penitipan anak, Jasa penitipan anak, Biaya penitipan, Jasa penitipan anak, baby daycare tangerang, baby daycare jakarta, baby daycare pamulang, baby daycare bintaro, baby daycare ciputat, baby daycare pondok cabe, baby daycare pd cabe, baby daycare di tangerang selatan, baby daycare di tangerang, baby daycare di jakarta, baby daycare di pamulang, baby daycare di bintaro, baby daycare di ciputat, baby daycare di pondok cabe, baby daycare di pd cabe, baby daycare tangerang di selatan, Penitipan anak jakarta, Penitipan anak ciputat, Penitipan anak pamulang, Penitipan anak tangerang, Penitipan anak tangerang selatan, Penitipan anak bintaro, prnitipan anak di bintaro, penitipan anak di ciputat, penitipan anak terbaik di jakarta, bisnis, hipmi, ukm, umkm, bank, mandiri, khusus ibu yang bekerja, karir, berkarir, anak anda tidak ada yang mengasuh, anak titipan tuhan, jagalah dia baik-baik, Ahok, Joko, Monas, Bus Way, Tol, Money, Bank, Bisnis, UKM, jangan berangkat kerja sebelum menitipkan anak di Jihan DayCare, anak anteng rezeki kenceng, cara tepat pengasuhan anak, lebih praktis ke penitipan anak, anda kesulitan dengan baby sitter, TDA, Tangan Di Atas, JDC solusinya, Ayah, Bunda, Ibu, Bapak, Adik, Kakak, Bobo, Tidur, Parenting, Keluarga, Jihan DayCare, Rumah Penitipan dan Pendidikan anak usia dini, usia 4 bulan sampai 6 tahun, Telkom, Telkomsel, Simpati, Presiden, Sehat, ceria, nyanyi, cerita, dongeng, senyum, bahagia, senang, hormat, sopan, santun, budi pekerti, lemah lembut, anies baswedan, smart, cerdas, tutur kata, runut, penitipan anak, penitipan anak, penitipan, anak, penitipan anak jakarta, penitipan anak jabotabek, makan, minum, gratis, free, asri, alami, makan, minum, belajar, sosialisasi, apartemen, rumah, susun, rumah susun, pemilu, pemilukada, cagub, cawagub, gubernur, walikota, bupati, kpu, hari pencoblosan, parenting, meeting, bisnis, tanah abang, pasar, kereta, kereta api, pesawat, indonesia, Jl Arya Putra No 34 RT 09/10, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan 15415, 08-235-235-3646, 082352353646, anak, penitipan, penitipan anak, baby, daycare, baby daycare, tempat penitipan anak, jakarta, ciputat, pamulang,bintaro, persib, baby massage, baby spa, terapi, urut, pijat, #Anak #Penitipan #PenitipanAnak #TempatPenitipanAnak #Jakarta #Ciputat #Pamulang #Bintaro #Persib #HappyNewYear #MenjadiYangTerbaik #KeretaCepat #Indonesia
Kamis, 09 Februari 2017
Sejalan dengan pertumbuhan anak, beberapa orang tua sering kali berharap pada anak mereka yang sudah bersekolah untuk mudah berteman bahkan disenangi semua anak sebayanya. Padahal, untuk sebagian anak, membuatnya diterima oleh teman sebayanya adalah sebuah tantangan besar! Peluang anak untuk mudah diterima teman sebayanya dan membentuk geng dipengaruhi oleh kondisi alamiah anak tersebut, interaksi sosial saat balita dan pola asuh di rumah. Anak yang memiliki hubungan baik dengan orang tua dan saudara kandung di rumah biasanya memiliki rasa percaya diri yang positif dan terlihat saat ia memulai pertemanan.
Kondisi alamiah anak mencakup sifat-sifat bawaannya (kalem, riang, mudah tersenyum, pemalu, dll) dan kondisi fisik ataupun psikologisnya (berkebutuhan khusus, disabilitas, anak berbakat, dll). Sementara, riset menunjukkan, penolakan yang dialami anak untuk diterima ke dalam suatu kelompok dipengaruhi oleh perilaku anak itu sendiri. Anak yang kurang menunjukkan perilaku pro-sosial, seperti sangat pemalu atau terlalu agresif sering tertolak oleh teman sebayanya. Penolakan ini memberi efek negatif pada anak bahkan trauma untuk berada dalam lingkungan sosial di kemudian hari.
Orang tua perlu mempertimbangkan semua faktor sebelum memutuskan apakah perlu melakukan intervensi. Jika memang diperlukan, intervensi seperti apa yang tepat bagi anak? Menurut Lita Lunanta, M.Psi, Psi., psikolog dari Klinik Pelangi, Kota Wisata Cibubur ini, memiliki kelompok pertemanan adalah hal yang baik. Namun, orang tua perlu aktif mengobservasi kelompok pertemanan anak mereka. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah apakah kelompok itu bersifat eksklusif atau tidak.
Orang tua dapat mendorong anak untuk terbuka menerima anak lain masuk ke dalam pertemanan mereka. Jika ternyata anak mengalami hambatan untuk berteman akrab, Bunda bisa membantu dengan banyak berkomunikasi dengan anak, memberi contoh perilaku positif di rumah hingga mengatur playdate dengan bunda lain.
Jihan DayCare Rumah Penitipan Anak Usia 4bln-6thn, Jl Arya Putra No.34 Kedaung, Pamulang - TangSel 15415, CP: Bunda Yayat, Mobile: +628-235-235-3646. Penitipan anak jakarta, Bandung, tangerang, tangerang selatan, pamulang, bintaro, pondok cabe, pesawat, persib, Harga tempat penitipan anak, Tempat penitipan anak tangerang, Kurikulum penitipan anak, Usaha tempat penitipan anak, Taman penitipan anak, Jasa penitipan anak, Biaya penitipan, Jasa penitipan anak, baby daycare tangerang, baby daycare jakarta, baby daycare pamulang, baby daycare bintaro, baby daycare ciputat, baby daycare pondok cabe, baby daycare pd cabe, baby daycare di tangerang selatan, baby daycare di tangerang, baby daycare di jakarta, baby daycare di pamulang, baby daycare di bintaro, baby daycare di ciputat, baby daycare di pondok cabe, baby daycare di pd cabe, baby daycare tangerang di selatan, Penitipan anak jakarta, Penitipan anak ciputat, Penitipan anak pamulang, Penitipan anak tangerang, Penitipan anak tangerang selatan, Penitipan anak bintaro, prnitipan anak di bintaro, penitipan anak di ciputat, penitipan anak terbaik di jakarta, bisnis, hipmi, ukm, umkm, bank, mandiri, khusus ibu yang bekerja, karir, berkarir, anak anda tidak ada yang mengasuh, anak titipan tuhan, jagalah dia baik-baik, Ahok, Joko, Monas, Bus Way, Tol, Money, Bank, Bisnis, UKM, jangan berangkat kerja sebelum menitipkan anak di Jihan DayCare, anak anteng rezeki kenceng, cara tepat pengasuhan anak, lebih praktis ke penitipan anak, anda kesulitan dengan baby sitter, TDA, Tangan Di Atas, JDC solusinya, Ayah, Bunda, Ibu, Bapak, Adik, Kakak, Bobo, Tidur, Parenting, Keluarga, Jihan DayCare, Rumah Penitipan dan Pendidikan anak usia dini, usia 4 bulan sampai 6 tahun, Telkom, Telkomsel, Simpati, Presiden, Sehat, ceria, nyanyi, cerita, dongeng, senyum, bahagia, senang, hormat, sopan, santun, budi pekerti, lemah lembut, anies baswedan, smart, cerdas, tutur kata, runut, penitipan anak, penitipan anak, penitipan, anak, penitipan anak jakarta, penitipan anak jabotabek, makan, minum, gratis, free, asri, alami, makan, minum, belajar, sosialisasi, apartemen, rumah, susun, rumah susun, pemilu, pemilukada, cagub, cawagub, gubernur, walikota, bupati, kpu, hari pencoblosan, parenting, meeting, bisnis, tanah abang, pasar, kereta, kereta api, pesawat, indonesia, Jl Arya Putra No 34 RT 09/10, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan 15415, 08-235-235-3646, 082352353646, anak, penitipan, penitipan anak, baby, daycare, baby daycare, tempat penitipan anak, jakarta, ciputat, pamulang,bintaro, persib, baby massage, baby spa, terapi, urut, pijat, #Anak #Penitipan #PenitipanAnak #TempatPenitipanAnak #Jakarta #Ciputat #Pamulang #Bintaro #Persib #HappyNewYear #MenjadiYangTerbaik #KeretaCepat #Indonesia
Jangan anggap remeh masalah makan pada anak, karena bisa jadi kebiasaannya ini berdampak serius pada perkembangannya secara keseluruhan. Tugas Anda adalah mencari tahu penyebab mengapa anak Anda menjadi picky eater. Dan ternyata, penyebabnya tidak selalu sederhana, lho.
Bisa jadi, penolakan mereka terhadap makanan tertentu disebabkan oleh faktor lainnya yang terpikir oleh Anda. Menurut Lismiyati A M.d. TW, terapis wicara dari Growing Heart Developmental Centre, kesulitan makan pada anak sebenarnya disebabkan oleh 4 faktor, yaitu:
- Faktor sensori
Sensori penciuman. Penciuman berhubungan sangat erat dengan nafsu makan, dan 80 persen nafsu makan kita ditentukan oleh penciuman. Tak heran, kan, kalau nafsu makan menurun saat pilek?
Sensori oral. Inilah pintu gerbang masuknya rangsang di mulut. Bagaimana bisa kita menikmati makanan jika sensor di mulut bermasalah, kan? Contohnya saja saat sariawan.
Sensitivitas yang tidak normal pada area oral, mungkin hiposensitif (kepekaan terhadap rangsang sangat rendah) atau hipersensitif (kepekaan terhadap rangsang sangat tinggi sehingga memberikan reaksi yang berlebihan).
Kurangnya stimulasi input sensori oral, di antaranya rasa, tekstur dan temperatur sehingga membuat oral tidak peka dengan input tersebut.
Masalah sensori pada lidah yang kemudian menyebabkan gag refleks (refleks ingin muntah) yang sangat tinggi2. Faktor motorik oral
Lemahnya otot bibir sehingga kesulitan untuk menutup (melakukan penutupan) sehingga dapat menyebabkan drooling (ngences).
Lemahnya otot rahang sehingga mengalami keterbatasan dalam pergerakan pembukaan mulut dan gerakan saat mengunyah makanan.
Lemahnya otot lidah, sehingga mengalami keterbatasan pada proses pergerakan.
Air liur yang tidak terkontrol karena keterbatasan kemampuan lidah untuk mengontrol liur.
3. Faktor psikis
Kebiasaan memilih-milih makanan yang disebabkan karena pengalaman negatif yang pernah dialami anak ketika makan, misalnya anak pernah tersedak ketika makan makanan tertentu atau tekstur tertentu, dan setelah itu kemudian anak mengalami trauma sehingga tidak mau makan makanan tersebut lagi. Jika picky eater disebabkan karena faktor psikis, maka membutuhkan penanganan psikolog untuk membantu menghilangkan trauma psikis anak.
4. Faktor medis
Kebiasaan memilih-milih makanan yang disebabkan karena faktor medis seperti kembung atau nyeri setelah mengonsumsi makanan tertentu. Jika picky eater disebabkan karena faktor medis, maka penanganannya harus di lakukan dokter.
Jihan DayCare Rumah Penitipan Anak Usia 4bln-6thn, Jl Arya Putra No.34 Kedaung, Pamulang - TangSel 15415, CP: Bunda Yayat, Mobile: +628-235-235-3646. Penitipan anak jakarta, Bandung, tangerang, tangerang selatan, pamulang, bintaro, pondok cabe, pesawat, persib, Harga tempat penitipan anak, Tempat penitipan anak tangerang, Kurikulum penitipan anak, Usaha tempat penitipan anak, Taman penitipan anak, Jasa penitipan anak, Biaya penitipan, Jasa penitipan anak, baby daycare tangerang, baby daycare jakarta, baby daycare pamulang, baby daycare bintaro, baby daycare ciputat, baby daycare pondok cabe, baby daycare pd cabe, baby daycare di tangerang selatan, baby daycare di tangerang, baby daycare di jakarta, baby daycare di pamulang, baby daycare di bintaro, baby daycare di ciputat, baby daycare di pondok cabe, baby daycare di pd cabe, baby daycare tangerang di selatan, Penitipan anak jakarta, Penitipan anak ciputat, Penitipan anak pamulang, Penitipan anak tangerang, Penitipan anak tangerang selatan, Penitipan anak bintaro, prnitipan anak di bintaro, penitipan anak di ciputat, penitipan anak terbaik di jakarta, bisnis, hipmi, ukm, umkm, bank, mandiri, khusus ibu yang bekerja, karir, berkarir, anak anda tidak ada yang mengasuh, anak titipan tuhan, jagalah dia baik-baik, Ahok, Joko, Monas, Bus Way, Tol, Money, Bank, Bisnis, UKM, jangan berangkat kerja sebelum menitipkan anak di Jihan DayCare, anak anteng rezeki kenceng, cara tepat pengasuhan anak, lebih praktis ke penitipan anak, anda kesulitan dengan baby sitter, TDA, Tangan Di Atas, JDC solusinya, Ayah, Bunda, Ibu, Bapak, Adik, Kakak, Bobo, Tidur, Parenting, Keluarga, Jihan DayCare, Rumah Penitipan dan Pendidikan anak usia dini, usia 4 bulan sampai 6 tahun, Telkom, Telkomsel, Simpati, Presiden, Sehat, ceria, nyanyi, cerita, dongeng, senyum, bahagia, senang, hormat, sopan, santun, budi pekerti, lemah lembut, anies baswedan, smart, cerdas, tutur kata, runut, penitipan anak, penitipan anak, penitipan, anak, penitipan anak jakarta, penitipan anak jabotabek, makan, minum, gratis, free, asri, alami, makan, minum, belajar, sosialisasi, apartemen, rumah, susun, rumah susun, pemilu, pemilukada, cagub, cawagub, gubernur, walikota, bupati, kpu, hari pencoblosan, parenting, meeting, bisnis, tanah abang, pasar, kereta, kereta api, pesawat, indonesia, Jl Arya Putra No 34 RT 09/10, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan 15415, 08-235-235-3646, 082352353646, anak, penitipan, penitipan anak, baby, daycare, baby daycare, tempat penitipan anak, jakarta, ciputat, pamulang,bintaro, persib, baby massage, baby spa, terapi, urut, pijat, #Anak #Penitipan #PenitipanAnak #TempatPenitipanAnak #Jakarta #Ciputat #Pamulang #Bintaro #Persib #HappyNewYear #MenjadiYangTerbaik #KeretaCepat #Indonesia