Daily Baby and Toddler DayCare
Minggu, 29 November 2015
Saat anak umur 1-2 tahun biasanya anak mempunyai kebiasaan baru yaitu melepeh makanan. Menyuapi anak tak lagi semudah ketika masih bayi. Kini, apa pun makanan yang Anda suapi ke dalam mulutnya akan ia lepehkan kembali. Atau, kalau sedang ‘berbaik hati’, ia akan tetap menelannya dalam waktu 1 jam! Ini tip untuk Anda, yang sedang berjuang agar anak mau menelan makanannya:
1. Pastikan Anda memberinya makanan sehat yang bernutrisi. Meski Anda tak bisa memprediksi apakah anak akan menelan atau melepehkan makanan tersebut, tetaplah memberinya makanan yang baik. Jangan tergoda untuk memberinya sesuatu yang terlalu manis, asin, atau gurih, hanya agar ia mau menelan makanannya. Menurut Ariani, di rentang usia ini, selain masih membutuhkan susu, anak juga membutuhkan makanan yang tinggi zat besi, terutama untuk pertumbuhan tulang dan perkembangan otak. Susu mengandung kalsium dan vitamin D untuk pertumbuhan tulang dan otak. Makanan tinggi besi bisa mencegah anemia pada anak. Berikan anak berbagai makanan tinggi besi seperti daging, ayam, ikan, kacang.
2. Beri anak dua pilihan makanan. Dari dua pilihan makanan yang tersedia, minta anak untuk memilih mana yang ia mau makan. Misalnya, potongan buah atau yogurt.
3. Jadilah model yang baik. Anak akan meniru orang tuanya. Jadi, pastikan Anda memiliki pola dan kebiasaan makan yang baik, ya.
4. Cari tahu makanan apa yang anak sukai. Buatlah daftar makanan apa saja yang biasanya akan langsung ditelan anak tanpa huru-hara. Atau, bila ia sudah bisa bicara, beri kesempatan untuk memutuskan makanan apa yang ingin dimakannya pada hari ini. Jangan lupa, berikan anak makanan yang bervariasi. Bisa saja, kan, anak melepehkan makanannya karena bosan dengan makanan yang itu-itu saja
Penitipan anak Bandung, persib, Harga tempat penitipan anak, Tempat penitipan anak tangerang, Kurikulum penitipan anak, Usaha tempat penitipan anak, Taman penitipan anak, Jasa penitipan anak, Biaya penitipan, Jasa penitipan anak, Penitipan anak jakarta, Penitipan anak ciputat, Penitipan anak pamulang, Penitipan anak tangerang, Penitipan anak tangerang selatan, Penitipan anak bintaro, penitipan anak terbaik di jakarta, khusus ibu yang bekerja, karir, berkarir, anak anda tidak ada yang mengasuh, anak titipan tuhan, jagalah dia baik-baik, jangan berangkat kerja sebelum menitipkan anak di Jihan DayCare, anak anteng rezeki kenceng, cara tepat pengasuhan anak, lebih praktis ke penitipan anak, anda kesulitan dengan baby sitter, JDC solusinya. Jihan DayCare, Rumah Penitipan dan Pendidikan anak usia dini, usia 4 bulan sampai 6 tahun, Jl Arya Putra No 34 RT 09/10, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan 15415, 082352353646
#Anak #Penitipan #PenitipanAnak #TempatPenitipanAnak #Jakarta #Ciputat #Pamulang #Bintaro #Persib
Memberi hadiah atas kerja keras anak dengan cara yang berbeda ternyata meberikan dampak yang baik bagi anak.
Grace Yong, pendiri Character Montessori di Singapura, mengingatkan keburukan memberi hadiah pada anak atas kerja kerasnya. Pesan terselubung yang diberikan orang tua: “Berusaha keras dan senangkan hati saya, maka saya akan memberi kamu hadiah”. Anak-anak kemudian bekera keras untuk hadiah, sehingga ia tidak pernah menikmati buah dari kerja kerasnya yang justru penting untuk kesuksesannya di masa depan.
Sebagai gantinya, Grace menyarankan agar Anda memberi afirmasi secara lisan. Contoh, katakan: “Kamu selama ini berlatih keras, makanya kamu terpilih mewakili sekolah untuk perlombaan menari. Kamu hebat, ya!”. Kita perlu membuat anak-anak fokus pada pencapaian yang mereka rasakan secara alami saat mereka bekerja keras dan membuat kemajuan. Dalam proses ini, anak-anak membangun rasa penghargaan terhadap diri sendiri dan juga penghargaan terhadap kesuksesan.
Tapi walau menyarankan penghargaan lisan, Grace juga percaya bahwa pencapaian anak perlu dirayakan. Saat salah satu dari empat anaknya, yang berusia antara 12 – 21 tahun, melakukan sesuatu dengan baik, mereka pergi makan ke tempat spesial. Pesannya: Sebagai keluarga, kita mendukung kesuksesan salah satu anggota keluarga.
Tan Meng Wei, direktur utama pusat penitipan anak Star Learner’s Group di Singapura, juga percaya akan pentingnya pemberian penghargaan kepada empat anaknya yang berusia antara 4 – 12 tahun. Tapi ia menyarankan orang tua untuk menempatkan pesan dengan hati-hati. Contohnya, kata Meng Wei, mereka membawa anaknya ke restoran Perancis yang lezat setelah memenangkan lomba mewarnai di sekolah. Mereka tidak menghubungkan hadiah tersebut dengan “Jika kamu menang, kami akan membawa kamu makan di luar.” Tapi, lebih seperti, “Usaha yang bagus, ayo kita rayakan!”
Lita Lunanta, psikolog anak dan pengajar pada Universitas Esa Unggul, sepakat bahwa hadiah tidak harus melulu dalam bentuk materi, tapi bisa dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang menyenangkan. " Permainan di malam hari, membuat pizza bersama-sama, dan kegiatan seru lainnya bisa menjadi reward, seperti yang sering kami lakukan dalam keluarga kami," kata Lita.
Penitipan anak Bandung, persib, Harga tempat penitipan anak, Tempat penitipan anak tangerang, Kurikulum penitipan anak, Usaha tempat penitipan anak, Taman penitipan anak, Jasa penitipan anak, Biaya penitipan, Jasa penitipan anak, Penitipan anak jakarta, Penitipan anak ciputat, Penitipan anak pamulang, Penitipan anak tangerang, Penitipan anak tangerang selatan, Penitipan anak bintaro, penitipan anak terbaik di jakarta, khusus ibu yang bekerja, karir, berkarir, anak anda tidak ada yang mengasuh, anak titipan tuhan, jagalah dia baik-baik, jangan berangkat kerja sebelum menitipkan anak di Jihan DayCare, anak anteng rezeki kenceng, cara tepat pengasuhan anak, lebih praktis ke penitipan anak, anda kesulitan dengan baby sitter, JDC solusinya. Jihan DayCare, Rumah Penitipan dan Pendidikan anak usia dini, usia 4 bulan sampai 6 tahun, Jl Arya Putra No 34 RT 09/10, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan 15415, 082352353646
#Anak #Penitipan #PenitipanAnak #TempatPenitipanAnak #Jakarta #Ciputat #Pamulang #Bintaro #Persib
Sabtu, 28 November 2015
Anak saya selalu menolak untuk mencoba beberapa makanan sehat. Bagaimana saya memotivasi dia untuk mulai makanan sehat?"
Kalimat inilah yang paling banyak dikeluhkan para orang tua. Keluhan yang sama, jawaban dan tip yang sama yaitu:
1. Buatlah makanan sehat sebagai satu-satunya pilihan.
Bersihkan kulkas Anda dari makanan kaleng atau makanan cepat saji, dan sajikan makanan bernutrisi saat waktu makan tiba. Ketika anak tidak mau makan dengan apa yang Anda sajikan, jangan berikan makanan alternatif seperti sosis atau nugget. Dia tidak akan bisa berkompromi dengan perutnya yang lapar, anak pasti akan memakan makanan yang Anda sajikan. Meski awalnya dengan terpaksa.
2. Tunjukkan pilihan makanan sehat dan biarkan anak memilih makanannya.
Berikan pilihan yang memang mudah disajikan dan menarik perhatiannya. Anak-anak akan senang memakan makanan yang sudah dia pilih sendiri.
3. Coba satu makanan baru setiap minggu dan sajikan seperti yang anak suka.
Contohnya, ketika makanan favoritnya kali ini pasta dengan saus tomat, Anda bisa coba mengganti pastanya dengan jenis gandum utuh. Anda mungkin terkejut ketika melihat anak sangat menyukainya bahkan lebih menyukainya.
4. Jangan menyerah! Lakukan terus!
Sebuah penelitian mengungkapkan, anak-anak akan menerima makanan baru setelah 10 sampai 15 kali penolakan. Ini pasti melelahkan, ya, untuk Mama, tapi Anda akan menikmati hasilnya nanti. Selamat berjuang, Ma.
Penitipan anak Bandung, persib, Harga tempat penitipan anak, Tempat penitipan anak tangerang, Kurikulum penitipan anak, Usaha tempat penitipan anak, Taman penitipan anak, Jasa penitipan anak, Biaya penitipan, Jasa penitipan anak, Penitipan anak jakarta, Penitipan anak ciputat, Penitipan anak pamulang, Penitipan anak tangerang, Penitipan anak tangerang selatan, Penitipan anak bintaro, penitipan anak terbaik di jakarta, khusus ibu yang bekerja, karir, berkarir, anak anda tidak ada yang mengasuh, anak titipan tuhan, jagalah dia baik-baik, jangan berangkat kerja sebelum menitipkan anak di Jihan DayCare, anak anteng rezeki kenceng, cara tepat pengasuhan anak, lebih praktis ke penitipan anak, anda kesulitan dengan baby sitter, JDC solusinya. Jihan DayCare, Rumah Penitipan dan Pendidikan anak usia dini, usia 4 bulan sampai 6 tahun, Jl Arya Putra No 34 RT 09/10, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan 15415, 082352353646
#Anak #Penitipan #PenitipanAnak #TempatPenitipanAnak #Jakarta #Ciputat #Pamulang #Bintaro #Persib
Jumat, 27 November 2015
Usia dini merupakan saat yang paling penting untuk setiap anak. Inilah saat dimana ia belajar mengenal dunia dan kamu tidak perlu membawa anak masuk sekolah di usianya yang masih sangat muda. Kebiasaan mendongeng bisa jadi media pembelajaran yang pas untuk anak tanpa harus membuatnya merasa terbebani. Membacakannya cerita juga bisa menjadi moment untuk membangun hubungan orang tua dan anak, membantu mengakrabkannya dengan bahasa, literasi dan membantu perkembangan otaknya.
Kenapa sih Membaca Sangat Penting Untuk Bayi dan Anak – Anak?
Meningkatkan Kemampuan Anak
Membaca cerita, berbincang dan bernyanyi bersama akan membantu tumbuh kembang anak menjadi lebih baik. Secara nyata kamu akan meningkatkan kemampuan belajarnya dan membentuknya menjadi pribadi yang lebih rajin dan sukses di kemudian hari. Menghabiskan waktu bersama dengan buku juga akan mengasah kepribadian dan mengasah kemampuannya untuk berinteraksi dengan baik.
Membuatnya Berimajinasi
Kebiasaan mendongeng akan menstimulasi rasa ingin tahu dan membantu perkembangan otaknya. Ilustrasi dan penyusunan kata akan menstimulus anak untuk berbicara tentang apa yang ia lihat dan pikirkan, dari sinilah ia akan banyak belajar tentang belajar. Kebiasaan baik ini juga akan membantunya membedakan hal yang nyata ataupun imajinasi sehingga ia bisa belajar mengembangkan idenya tersendiri.
Mengekspresikan Perasaan
Kebiasaan mendongeng bisa membantunya mengekspresikan emosi yang ada. Jadi ia bisa memahami apa sih artinya dari perubahan dan kenyataan kejadian buruk yang terjadi. Misalnya, saat kamu membeli buku cerita dengan tema tertentu seprrti “pergi menemui dokter”, ada kemungkinan besar anakmu tersayang akan lebih siap menemui dokter petamanya. Ia tidak akan bawel ataupun menangis meraung – raung karena tahu dokter adalah ornag baik yang akan menyembuhkan rasa sakitnya.
Tidak Harus Selalu Dibaca
Kebiasaan mendongeng menjadi cara yang aman untuk mendukung kecintaannya terhadap buku. Kamu tidak terlalu bagus dalam bercerita? Kamu bisa sekedar mengakrabkannya dengan buku dan membicarakan gambar – gambar yang ada dalam buku. Keinginannya untuk belajar nantinya akan semakin bertambah besar seiring bertambahnya usia karena ia sudah merasa akrab dengan buku.
Kalau kamu tidak mempunyai buku cerita, kamu bisa merangkai cerita secara langsung dengan anak. Cara ini bisa sekaligus mengenalkannya dengan huruf, kata dan juga gambar dan tak kalah besar manfaatnya dengan membacakan buku dongeng.
Penitipan
anak Bandung, persib, Harga tempat penitipan anak, Tempat penitipan anak
tangerang, Kurikulum penitipan anak, Usaha tempat penitipan anak, Taman
penitipan anak, Jasa penitipan anak, Biaya penitipan, Jasa penitipan anak,
Penitipan anak jakarta, Penitipan anak ciputat, Penitipan anak pamulang,
Penitipan anak tangerang, Penitipan anak tangerang selatan, Penitipan anak
bintaro, penitipan anak terbaik di jakarta, khusus ibu yang bekerja, karir,
berkarir, anak anda tidak ada yang mengasuh, anak titipan tuhan, jagalah dia
baik-baik, jangan berangkat kerja sebelum menitipkan anak di Jihan DayCare,
anak anteng rezeki kenceng, cara tepat pengasuhan anak, lebih praktis ke
penitipan anak, anda kesulitan dengan baby sitter, JDC solusinya. Jihan
DayCare, Rumah Penitipan dan Pendidikan anak usia dini, usia 4 bulan sampai 6
tahun, Jl Arya Putra No 34 RT 09/10, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan
15415, 082352353646
#Anak #Penitipan #PenitipanAnak #TempatPenitipanAnak #Jakarta #Ciputat #Pamulang #Bintaro #Persib
#Anak #Penitipan #PenitipanAnak #TempatPenitipanAnak #Jakarta #Ciputat #Pamulang #Bintaro #Persib
Mainan edukatif perlu diberikan kepada anak–anak yang masih memasuki usia pertumbuhan mulai dari umur 2 tahun. Perkembangan teknologi yang semakin maju banyak anak–anak yang memilih untuk menghabiskan waktunya dengan bermain playstation atau menonton televisi.
Apalagi saat ini banyak anak–anak yang mengoperasikan gadget sehingga mereka akan lebih suka bermain game melalui gadget tersebut. Sebenarnya kegiatan tersebut tidak bermanfaat karena akan membuat anak–anak merasa ketagihan. Sehingga model mainan edukatif harus diberikan sehingga selain mereka senang pada saat bermain mereka juga sambil belajar untuk merangsang perkembangan otaknya.
Mainan edukatif sebenarnya sudah ada sejak jaman dahulu namun, beberapa orang tua belum mengetahui tentang jenis mainan yang mampu mengasah pola fikir anak–anaknya. Model mainan edukatif mampu membantu meningkatkan kemampuan otak anak dalam berimajinasi dan daya kreatifitasnya.
Hasil IQ anak pada era modern saat ini cenderung menurun jika dibandingkan dengan pada zaman dahulu. Berdasarkan hasil penelitian hal ini disebabkan oleh mainan yang dimainkan anak pada zaman dahulu dan sekarang itu berbeda.
Perlu diketahui bahwa mainan edukatif untuk anak–anak dapat meningkatkan kemampuan motorik, keterampilan serta koordinasi antara mata dan tangan. Contoh mainan edukatif yang bisa didapatkan dengan mudah saat ini adalah puzzle.
Mainan puzzle merupakan mainan edukatif yang populer dan dimainkan oleh banyak anak–anak belum lagi berbagai model dan warna menarik sering disematkan pada mainan puzzle. Mainan ini mampu mendorong anak untuk berfikir tentang bagaimana cara menyatukan potongan–potongan puzzle yang berwarna–warni supaya bisa menjadi gambar sesuai karakternya.
Mainan edukatif kini sering digunakan oleh sekolah taman kanak–kanak ataupun lembaga pendidikan anak usia dini. Secara umum mainan edukatif yang sering digunakan adalah alat peraga dengan bentuk beragam seperti rumah ibadah ataupun bentuk buah serta miniatur lainnya.
Supaya perkembangan sel motorik anak semakin baik sebagai orang tua sebaiknya memilih mainan yang mampu memberikan pendidikan sesuai usia anak. Carilah mainan edukatif yang mampu membangun kemampuan otak anak dengan mengenalkan berbagai hal baru dimasa pertumbuhannya sehingga, perkembangan IQ dari anak juga meningkat seiring dengan bertambahnya usia.
Penitipan
anak Bandung, persib, Harga tempat penitipan anak, Tempat penitipan anak
tangerang, Kurikulum penitipan anak, Usaha tempat penitipan anak, Taman
penitipan anak, Jasa penitipan anak, Biaya penitipan, Jasa penitipan anak,
Penitipan anak jakarta, Penitipan anak ciputat, Penitipan anak pamulang,
Penitipan anak tangerang, Penitipan anak tangerang selatan, Penitipan anak
bintaro, penitipan anak terbaik di jakarta, khusus ibu yang bekerja, karir,
berkarir, anak anda tidak ada yang mengasuh, anak titipan tuhan, jagalah dia
baik-baik, jangan berangkat kerja sebelum menitipkan anak di Jihan DayCare,
anak anteng rezeki kenceng, cara tepat pengasuhan anak, lebih praktis ke
penitipan anak, anda kesulitan dengan baby sitter, JDC solusinya. Jihan
DayCare, Rumah Penitipan dan Pendidikan anak usia dini, usia 4 bulan sampai 6
tahun, Jl Arya Putra No 34 RT 09/10, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan
15415, 082352353646
#Anak #Penitipan #PenitipanAnak #TempatPenitipanAnak #Jakarta #Ciputat #Pamulang #Bintaro #Persib
#Anak #Penitipan #PenitipanAnak #TempatPenitipanAnak #Jakarta #Ciputat #Pamulang #Bintaro #Persib
Rabu, 25 November 2015
Setelah mengetahui apa penyebab anak menjadi pemarah, kemudian kita sebagi orangtua perlu mengetahui bagaimana cara meredam amarah anak dengan cara yang terbaik. Sifat anak yang pemarah bisa menjadi masalah bagi ibu dan anak. Karena itu orangtua perlu memaklumi sifat anaknya tersebut. Seperti dikutip dari The Baby Book karangan William dan Martha Sears, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meredamkan amarah. Berikut ini bebrapa cara untuk meredamnya.
1. Mempelajari hal yang menyebabkan anak marah
Ketahui dengan pasti hal apa yang dapat memicu kemarahannya, apakah dia sedang merasa lapar, bosan, suasana lingkungan yang tidak mendukung, menginginkan sesuatu/benda tetapi tidak terpenuhi, atau sebab lainnya. Seiring dengan mengetahui penyebabnya, maka orangtua dapat mencegah kemarahan anak.
2. Memberikan contoh sikap tenang padanya
Anak mempelajari sesuatu dari apa yang dilihat dan dengarnya, karena itu penting untuk mencontohkan sikap tenang didepannya. Jika lingkungan disekitarnya suka marah-marah, maka anak akan menganggap bahwa perilaku ini merupakan hal yang wajar. Secara tidak langsung perilaku “pemarah” akan terbentuk pada pribadi anak tersebut. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi orangtua jangan suka memarahi anak pada saat ia membuat kesalahan, apalagi pada kesalahan-kesalahn kecil yang diperbuat oleh anak-anak.
3. Ketahui siapa yang sedang marah
Bila orangtua adalah orang yang mudah emosi, maka akan sangat mudah bagi anak untuk memancing kemarahan dan berakhir dengan lomba saling teriak tanpa ada penyelesaian. Karena itu perlu diketahui siapa yang marah agar kondisi tetap terkendali. Jika anak anda sedang mengambeg, maka sebaiknya anda berkepala dingin, sabar dan menghadapi anak anda dengan lembut. Menasihati anak dengan nada keras tidak akan bermanfaat, malah akan menyakiti hatinya, apalagi pada saat anak/balita anda menangis, nasihat yang anda lontarkan tidak akan didengarnya. Sebaiknya menasihati menunggu waktu yang tepat, saat hati dan pikirannya tenang.
4. Usahakan untuk tetap tenang meskipun berada di tempat umum
Sebaiknya orangtua tidak menunjukkan kemarahannya pada anak di depan banyak orang, karena anak akan semakin menunjukkan rasa marahnya. Jadi cobalah untuk menggendong dan membawanya ke tempat yang lebih sepi. Membuatnya tenang, ketika si anak tenang, makan akan mudah kata-kata nasihat anda diserap dan dimengerti olehnya.
5. Memeluk dan merangkulnya erat
Sebagian besar anak yang kehilangan kontrol akan menjadi lebih tenang saat dipeluk. Pelukan ini tidak akan terlalu mengekangnya, namun tetap memberinya keamanan dan kenyamanan yang dibutuhkan saat sedang marah. Rasa nyaman yang timbul akan membuatnya lebih tenang dan melunak hatinya. Diharapkan Orangtua harus lebih memahami dan berperilaku lembut pada saat anak berperilaku keras. Dengan begitu, anak pun akan lebih mudah diatasi.
6. Menahan diri adalah terapi yang baik
Tunggulah sampai ia tenang sebelum memulai konseling atau mengatasi permasalahannya, karena jika ia masih marah-marah kemungkinan Anda akan terpancing untuk ikut marah. Menasihati anak pada saat dia sedang dalam kondisi tenang, akan lebih diserap dan diterima oleh otaknya, sehingga anak akan menurut/mengerti apa yang disampaikan orangtuanya. Seperti halnya, saat menyelesaikan suatu masalah, ketika menyelesaikannya dengan kepala dingin, tenang, dan menggunakan pikiran jernih, maka masalah akan dapat lebih mudah terlesaikan dengan solusi yang tepat.
Penitipan anak Bandung, persib, Harga tempat penitipan anak, Tempat penitipan anak tangerang, Kurikulum penitipan anak, Usaha tempat penitipan anak, Taman penitipan anak, Jasa penitipan anak, Biaya penitipan, Jasa penitipan anak, Penitipan anak jakarta, Penitipan anak ciputat, Penitipan anak pamulang, Penitipan anak tangerang, Penitipan anak tangerang selatan, Penitipan anak bintaro, penitipan anak terbaik di jakarta, khusus ibu yang bekerja, karir, berkarir, anak anda tidak ada yang mengasuh, anak titipan tuhan, jagalah dia baik-baik, jangan berangkat kerja sebelum menitipkan anak di Jihan DayCare, anak anteng rezeki kenceng, cara tepat pengasuhan anak, lebih praktis ke penitipan anak, anda kesulitan dengan baby sitter, JDC solusinya. Jihan DayCare, Rumah Penitipan dan Pendidikan anak usia dini, usia 4 bulan sampai 6 tahun, Jl Arya Putra No 34 RT 09/10, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan 15415, 082352353646
#Anak #Penitipan #PenitipanAnak #TempatPenitipanAnak #Jakarta #Ciputat #Pamulang #Bintaro #Persib
Ayah Bunda yang baik, sebagai orangtua tentu anda punya harapan memiliki buah hati yang kuat, mandiri, tangguh, dan tidak cengeng. Memang butuh perjuangan dan penuh kesabaran sebagai orangtua dalam mendidik anak agar menjadi sesuai dengan harapannya. Apalagi mengatasi anak cengeng, Ayah Bunda perlu memiliki tips ampuh untuk membujuk, memberi pengertian, serta berkomunikasi dengan anak.
Anak anda suka menangis karena alasan yang tidak jelas? Misalnya, teman anda berkunjung bersama anaknya yang sebaya dengan anak anda. Anak-anak itu asyik bermain hingga tiba waktunya teman anda pulang. Ketika mereka sudah pergi, anak anda menangis dan sulit dibujuk. Makin dibujuk, makin keras tangisnya.
Anak cengeng atau anak yang suka menangis karena sebab-sebab yang sulit dipahami sering membuat orang tua frustrasi, bahkan sering menyebabkan kejadian memalukan di depan umum.
Bagaimana mengatasi anak cengeng? Mengancam, memarahi atau menghukum anak jelas bukan solusinya. Anak cengeng biasanya terjadi karena anak tidak dapat mengendalikan emosinya. Mengajarkan anak memahami dan mengatasi emosi akan sangat membantu. Berikut adalah beberapa tips ampuh mengatasi anak cengeng yang bisa menjadi solusi bagi Ayahbunda di rumah.
1. Jangan melabeli "Anak cengeng"
Jangan melabeli anak sebagai "Anak cengeng". Dalam beberapa kasus seperti ini, orangtua melepaskan emosinya dengan berkata "Dasar anak cengeng!" atau "Cengeng banget sih kamu!" Tidak jarang peristiwa itu terjadi di depan umum dan menjadi tontonan orang banyak. Jika hal demikian terjadi, selain akan mempermalukan si anak, kedepannya akan terpatri di otaknya masuk ke alam bawah sadar kalau dia anak cengeng, kemudian ia cenderung malas mengubah perilakunya.
2. Perhatikan dan catat polanya
Apa yang terjadi sebelum anak menangis? Emosi apa yang dirasakan anak pada saat itu? Bagaimana reaksi anak pada kejadian itu? Bila Anda dapat mengenali polanya, Anda akan lebih mudah mencari solusi yang tepat.
3. Abaikan tangisan anak
Apabila anak menangis dan menggunakan tangisannya sebagai senjata, sebaiknya abaikan saja. Jika kita mendekatinya dan menuruti kemauannya, maka hal tersebut akan berulang. Anak akan menganggap menangis merupakan cara agar keinginannya dituruti. Menurut sebuah paradigma teori stimulus respon, sebuah perilaku yang tidak memperoleh penguatan, maka lama-kelamaan akan mengalami pengehentian. Jika tangisan sudah berhenti, mulailah Ayahbunda memberikan nasihat, bisa melalu cerita tentunya dengan penjelasan yang relevan.
4. Ajak anak bicara
Tentunya bukan diskusi panjang lebar seraya menginterogasi anak menanyakan mengapa ia menangis, cukup denga kata-kata ringan yang mudah dimengerti anak. "Coba bicara baik-baik sama ayah, kakak mau apa? Tidak perlu menangis." atau "Kalau adik nangis, bunda gak tau apa maunya adik. Coba bicara baik-baik." Dengan cara ini anak akan belajar bagaimana mengungkapkan keinginannya dengan cara yang baik.
5. Ajarkan anak menahan emosi
Salah satu penyebab anak menangis adalah ada keinginannya tidak terpenuhi, misalnya ia ingin membeli mainan tapi anda tidak mengizinkan. Ajarkan anak untuk dapat menunda keinginan dan menahan emosinya. Ayahbunda bisa mengatakan ini, "Bunda belum bisa membelikan itu sekarang karena belum punya uang, nanti klo buunda udah punya uang, bunda belikan." Syarat: Orangtua harus konsisten, tetap tidak membelikan biarpun anak menangis. Tiba saatnya sudah punya uang, janji harus ditepati. Jika tidak ditepati maka anak tidak akan percaya lagi kepada orangtuanya.
6. Jangan terlalu manjakan anak
Wajar sekali jika orangtua memenuhi apa yang diinginkan anaknya. Namun, hindari memanjakan anak secara berlebihan dan selalu menuruti segala keinginannya dengan mudah. Terlalu memanjakan anak akan membuat anak merasa semua keinginannya harus dipenuhi dengan cepat dan instan, jika tidak dipenuhi maka ia akan marah, merengek, dan menangis. Jika orang tua tidak konsisten, anak akan tau satu cara, yaitu menangis agar keinginannya terpenuhi.
7. Berikan anak pujian
Pujian yang tepat sangat efektif bagi proses mengubah perilaku anak. Berikan pujian ketika anak sudah dapat mengendalikan emosinya dan menghadapi masalahnya cara-cara yang lebih baik.
Demikian beberapa tips ampuh mengatasi anak cengeng yang bisa diterapkan sehari-hari, semoga bermanfaat. Jika Ayahbunda punya pengalaman pribadi tentang mengatasi anak cengeng, boleh dibagikan disini agar kita dapat belajar bersama-sama.
Semoga Bermanfaat.
Penitipan anak Bandung, persib, Harga tempat penitipan anak, Tempat penitipan anak tangerang, Kurikulum penitipan anak, Usaha tempat penitipan anak, Taman penitipan anak, Jasa penitipan anak, Biaya penitipan, Jasa penitipan anak, Penitipan anak jakarta, Penitipan anak ciputat, Penitipan anak pamulang, Penitipan anak tangerang, Penitipan anak tangerang selatan, Penitipan anak bintaro, penitipan anak terbaik di jakarta, khusus ibu yang bekerja, karir, berkarir, anak anda tidak ada yang mengasuh, anak titipan tuhan, jagalah dia baik-baik, jangan berangkat kerja sebelum menitipkan anak di Jihan DayCare, anak anteng rezeki kenceng, cara tepat pengasuhan anak, lebih praktis ke penitipan anak, anda kesulitan dengan baby sitter, JDC solusinya. Jihan DayCare, Rumah Penitipan dan Pendidikan anak usia dini, usia 4 bulan sampai 6 tahun, Jl Arya Putra No 34 RT 09/10, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan 15415, 082352353646
#Anak #Penitipan #PenitipanAnak #TempatPenitipanAnak #Jakarta #Ciputat #Pamulang #Bintaro #Persib