Daily Baby and Todler DayCare

Rumah Penitipan dan Pengasuhan Anak Terpercaya di Ciputat, Tangerang Selatan.

Find Out More

Our Services

DayCare

Tempat Penitipan dan Pengasuhan Anak Terpercaya di Ciputat Tangerang Selatan.

Read More

PAUD Khairani

Kelompok Bermain, Pendidikan Anak Usia Dini.

Read More

Child Development

Stimulation Program suach as Phisical, linguistics Skill, Moral, Cognitive and Sicial Development.

Read More

Care and Treatment Program

Bath Training, Toilet training, Meals, Drink Milk, Monitoring Weight and Height (monthly).

Read More

KEGIATAN

Senin, 16 Maret 2026

Jihan DayCare : Belajar menjalankan Perintah Agama secara Konsisten dari Semenjak Dini

Jihan DayCare : Belajar menjalankan Perintah Agama secara Konsisten dari Semenjak Dini

 



Di masa kanak-kanak, setiap pengalaman yang mereka rasakan akan membentuk cara mereka memandang dunia. Nilai-nilai yang ditanamkan sejak dini akan tumbuh bersama mereka, menjadi bagian dari karakter dan kepribadian yang akan mereka bawa hingga dewasa. Oleh karena itu, mengajarkan ibadah sejak usia dini bukan hanya tentang mengenalkan kewajiban agama, tetapi juga tentang membangun fondasi kehidupan yang penuh makna. Salah satu kebiasaan indah yang dapat ditanamkan sejak kecil adalah sholat berjamaah, seperti yang diajarkan kepada anak-anak di Jihan DayCare.

Sholat berjamaah bukan hanya sekadar aktivitas ibadah bersama. Di dalamnya terdapat banyak nilai kehidupan yang sangat penting bagi perkembangan anak. Ketika anak-anak diajak untuk melaksanakan sholat berjamaah, mereka belajar tentang kedisiplinan, kebersamaan, ketenangan hati, dan juga kedekatan dengan Allah.

Bagi anak-anak di Jihan DayCare, momen sholat berjamaah menjadi pengalaman spiritual yang sederhana namun sangat berkesan. Mereka berkumpul bersama teman-temannya, berbaris rapi, mengikuti gerakan imam, dan membaca doa dengan penuh ketenangan. Dari kebiasaan ini, anak-anak mulai memahami bahwa sholat adalah bagian penting dari kehidupan sehari-hari.

Salah satu manfaat terbesar mengajarkan sholat berjamaah sejak dini adalah membangun kebiasaan yang baik. Anak-anak yang sejak kecil terbiasa melaksanakan sholat akan lebih mudah menjadikannya sebagai rutinitas ketika mereka tumbuh besar. Sholat tidak lagi terasa sebagai kewajiban yang berat, tetapi sebagai kebutuhan yang memberikan ketenangan dan kedamaian dalam hati.

Selain itu, sholat berjamaah juga mengajarkan anak tentang kedisiplinan waktu. Mereka belajar bahwa ada waktu-waktu tertentu yang perlu dihormati dan dijaga. Ketika adzan berkumandang atau ketika waktu sholat tiba, mereka diajak untuk menghentikan aktivitas bermain sejenak dan beralih kepada ibadah. Dari sinilah anak belajar bahwa dalam kehidupan ada keseimbangan antara bermain, belajar, dan beribadah.

Di lingkungan seperti Jihan DayCare, sholat berjamaah juga menumbuhkan rasa kebersamaan yang hangat. Anak-anak berdiri berdampingan tanpa membedakan siapa pun. Semua sama di hadapan Allah. Mereka saling merapatkan barisan, mengikuti gerakan yang sama, dan merasakan ketenangan bersama. Kebersamaan ini menanamkan nilai persaudaraan yang sangat penting dalam kehidupan sosial mereka.

Sholat berjamaah juga melatih anak untuk belajar mengikuti arahan dan menghormati pemimpin. Ketika seorang guru atau teman menjadi imam, anak-anak belajar untuk mengikuti dengan tertib. Mereka memahami bahwa dalam kebersamaan, ada aturan yang harus dijaga agar semuanya berjalan dengan baik. Nilai ini akan membantu anak dalam kehidupan mereka kelak, baik di sekolah maupun di masyarakat.

Tidak hanya itu, ibadah sholat juga membantu membentuk ketenangan emosional pada anak. Dalam gerakan-gerakan sholat terdapat unsur ketenangan, fokus, dan kesadaran diri. Anak-anak belajar untuk menenangkan pikiran mereka, mengatur gerakan tubuh, serta membaca doa dengan penuh kesadaran. Aktivitas ini secara tidak langsung membantu anak mengembangkan kemampuan mengendalikan diri.

Ketika sholat berjamaah dilakukan secara rutin di Jihan DayCare, anak-anak juga mulai merasakan kedekatan dengan nilai-nilai spiritual. Mereka belajar mengenal Allah dengan cara yang lembut dan menyenangkan. Ibadah tidak terasa sebagai sesuatu yang menakutkan atau membebani, tetapi sebagai aktivitas yang membawa kedamaian.

Peran para pendidik di Jihan DayCare juga sangat penting dalam menciptakan suasana ibadah yang penuh kehangatan. Dengan pendekatan yang penuh kasih, anak-anak diajak memahami makna sholat secara sederhana. Mereka tidak hanya diajak melakukan gerakan, tetapi juga diajak merasakan bahwa sholat adalah cara untuk bersyukur dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Ketika anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang membiasakan sholat berjamaah, mereka akan membawa kebiasaan baik ini ke dalam kehidupan mereka. Kebiasaan tersebut akan menjadi bagian dari identitas diri mereka sebagai pribadi yang beriman, disiplin, dan penuh ketenangan.

Bayangkan ketika anak-anak ini tumbuh dewasa. Kebiasaan yang mereka pelajari di Jihan DayCare akan tetap melekat dalam diri mereka. Mereka akan menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas dan kreatif, tetapi juga memiliki hati yang dekat dengan nilai-nilai kebaikan.

Pada akhirnya, mengajarkan sholat berjamaah sejak usia dini bukan sekadar mengajarkan ritual ibadah. Ini adalah proses membentuk generasi yang memiliki karakter kuat, hati yang tenang, serta kehidupan yang seimbang antara dunia dan akhirat.

Dari langkah kecil yang dilakukan setiap hari di Jihan DayCare, tumbuh harapan besar bagi masa depan. Anak-anak yang dibesarkan dengan nilai ibadah akan membawa cahaya kebaikan ke mana pun mereka pergi. Dan dari sanalah lahir generasi yang tidak hanya sukses dalam kehidupan, tetapi juga penuh keberkahan.
#sholat #berjamaah #Usiadini


Jihan DayCare: Menberikan Hadiah Parcel Lebaran

Jihan DayCare: Menberikan Hadiah Parcel Lebaran

 

Di sebuah tempat yang penuh tawa, cerita, dan langkah-langkah kecil menuju masa depan, anak-anak belajar tentang dunia dengan cara yang sederhana namun bermakna. Di sanalah, di lingkungan seperti Jihan DayCare, nilai-nilai kehidupan mulai tumbuh perlahan dalam hati mereka. Bukan hanya belajar membaca, bermain, atau bernyanyi bersama, tetapi juga belajar menjadi manusia yang memiliki hati yang lembut, penuh kasih, dan rendah hati.

Salah satu cara paling indah untuk menanamkan nilai tersebut adalah melalui kebiasaan berbagi hadiah. Bagi orang dewasa, hadiah mungkin hanya sebuah benda. Namun bagi anak-anak, hadiah adalah simbol perhatian, cinta, dan kebahagiaan. Ketika seorang anak menerima hadiah, yang mereka rasakan bukan sekadar mendapatkan sesuatu yang baru, tetapi merasakan bahwa dirinya dihargai dan disayangi.

Di Jihan DayCare, momen berbagi hadiah bisa menjadi pengalaman yang sangat berharga. Anak-anak belajar bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari memiliki sesuatu untuk diri sendiri, tetapi juga dari melihat senyum teman-teman mereka. Ketika mereka saling memberi, saling berbagi, dan saling memperhatikan, di situlah tumbuh rasa persaudaraan yang tulus.

Mengajarkan anak untuk berbagi hadiah juga merupakan cara yang lembut untuk menanamkan sikap rendah hati. Anak-anak belajar bahwa semua yang mereka miliki adalah anugerah yang patut disyukuri. Mereka memahami bahwa tidak semua orang memiliki hal yang sama, dan karena itulah berbagi menjadi sesuatu yang sangat bermakna. Dari kebiasaan sederhana ini, tumbuh kesadaran bahwa kebahagiaan sejati tidak hanya datang dari menerima, tetapi juga dari memberi.

Ketika seorang anak memberikan hadiah kepada temannya, ada pelajaran besar yang sedang terjadi. Mereka belajar memikirkan orang lain. Mereka belajar merasakan kegembiraan saat melihat orang lain bahagia. Mereka juga belajar bahwa kebaikan kecil bisa membawa dampak yang besar bagi hati seseorang.

Di lingkungan yang hangat seperti Jihan DayCare, berbagi hadiah juga memperkuat rasa kebersamaan. Anak-anak yang mungkin awalnya hanya teman bermain, perlahan menjadi sahabat yang saling peduli. Mereka belajar bahwa dunia akan terasa lebih indah ketika semua orang saling menghargai dan saling berbagi kebahagiaan.

Nilai rendah hati tidak selalu diajarkan melalui kata-kata panjang. Terkadang, nilai tersebut tumbuh dari pengalaman kecil yang dilakukan berulang kali. Ketika anak-anak terbiasa berbagi hadiah tanpa mengharapkan balasan, mereka sedang belajar tentang ketulusan. Mereka belajar bahwa kebaikan tidak perlu diumumkan, cukup dilakukan dengan hati yang penuh kasih.

Kebiasaan ini juga membantu anak-anak memahami bahwa setiap orang memiliki nilai yang sama. Tidak ada yang lebih tinggi, tidak ada yang lebih rendah. Ketika semua anak duduk bersama, bermain bersama, dan saling memberi dengan penuh kebahagiaan, mereka merasakan bahwa persahabatan lebih berharga daripada sekadar benda yang dimiliki.

Selain itu, berbagi hadiah juga membentuk karakter anak yang penuh empati. Mereka mulai memahami perasaan orang lain. Mereka belajar bahwa tindakan kecil seperti memberikan mainan, buku, atau hadiah sederhana dapat membuat teman mereka merasa sangat bahagia. Dari sinilah muncul rasa peduli yang akan terus berkembang seiring waktu.

Lingkungan seperti Jihan DayCare memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan baik ini. Ketika para pendidik dan orang tua bersama-sama menanamkan nilai berbagi, anak-anak akan tumbuh dalam suasana yang penuh kebaikan. Mereka melihat contoh nyata bahwa memberi adalah bagian dari kehidupan yang indah.

Bayangkan seorang anak kecil yang dengan penuh semangat memberikan hadiah kepada temannya. Senyum di wajahnya bukan hanya karena ia memberi, tetapi karena ia merasakan kebahagiaan yang lahir dari hatinya sendiri. Itulah momen sederhana yang sebenarnya sangat luar biasa. Di situlah karakter sedang dibentuk.

Seiring waktu, anak-anak yang terbiasa berbagi akan tumbuh menjadi pribadi yang tidak mudah sombong. Mereka memahami bahwa kehidupan bukan tentang siapa yang memiliki paling banyak, tetapi tentang siapa yang paling banyak membawa kebaikan bagi orang lain. Kerendahan hati akan menjadi bagian dari diri mereka.

Pada akhirnya, berbagi hadiah di Jihan DayCare bukan sekadar kegiatan yang menyenangkan. Ia adalah proses pembelajaran tentang cinta, kepedulian, dan kerendahan hati. Dari langkah kecil ini, lahir generasi anak-anak yang tidak hanya ceria dan cerdas, tetapi juga memiliki hati yang penuh kebaikan.

Dan mungkin, di masa depan, ketika mereka sudah tumbuh dewasa, nilai-nilai yang mereka pelajari hari ini akan tetap hidup dalam diri mereka. Mereka akan menjadi pribadi yang selalu ingat bahwa kebahagiaan sejati bukan hanya tentang menerima, tetapi tentang memberi dengan hati yang tulus.
#parcel #hadiah #lebaran #senang #bahagia

Jihan DayCare: Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan

Jihan DayCare: Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan

 

Ketika anak-anak diajak untuk melakukan santunan kepada anak yatim dan dhuafa, sejatinya mereka sedang belajar memahami salah satu nilai paling indah dalam ajaran Islam: kepedulian terhadap sesama. Islam bukan hanya mengajarkan ibadah yang bersifat pribadi seperti shalat dan puasa, tetapi juga menanamkan kepedulian sosial yang kuat. Dalam setiap ajarannya, Islam mendorong umatnya untuk berbagi, membantu yang membutuhkan, dan menghadirkan kasih sayang di tengah masyarakat.

Mengajak anak-anak terlibat langsung dalam kegiatan santunan adalah cara yang sangat efektif untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak dini. Anak tidak hanya mendengar nasihat tentang berbagi, tetapi juga merasakan secara langsung bagaimana rasanya memberi dan melihat kebahagiaan orang lain karena bantuan yang mereka berikan. Pengalaman seperti ini akan membekas dalam hati mereka dan menjadi fondasi karakter yang kuat hingga dewasa.

Dalam Islam, anak yatim memiliki kedudukan yang sangat istimewa. Rasulullah SAW bahkan memberikan teladan betapa mulianya orang yang memuliakan anak yatim. Ketika anak-anak diajak untuk membantu atau menyantuni mereka, secara tidak langsung mereka belajar tentang empati. Mereka mulai memahami bahwa tidak semua anak memiliki kehidupan yang sama. Ada yang tumbuh tanpa orang tua, ada yang hidup dalam keterbatasan, dan mereka membutuhkan uluran tangan serta perhatian dari orang lain.

Dari sinilah tumbuh rasa syukur. Anak-anak yang terbiasa melihat dan membantu anak yatim atau dhuafa akan lebih mudah menyadari nikmat yang mereka miliki. Mereka belajar bahwa makanan yang tersedia di rumah, pakaian yang layak, pendidikan yang mereka terima, dan kasih sayang orang tua adalah anugerah yang sangat besar. Kesadaran ini akan membentuk pribadi yang tidak mudah mengeluh dan lebih menghargai apa yang dimiliki.

Santunan juga mengajarkan nilai keikhlasan. Dalam kegiatan berbagi, anak-anak diajarkan bahwa kebaikan tidak selalu harus dibalas dengan sesuatu yang terlihat. Mereka belajar bahwa membantu orang lain adalah bentuk ibadah kepada Allah. Nilai ini sangat penting dalam membentuk mental yang kuat dan hati yang tulus. Anak-anak akan memahami bahwa kebaikan yang dilakukan dengan niat yang benar akan membawa keberkahan dalam hidup mereka.

Selain itu, kegiatan santunan membangun jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab sosial. Ketika anak dilibatkan dalam prosesnya—mulai dari menyiapkan paket bantuan, mengumpulkan donasi, hingga menyerahkan santunan—mereka belajar bahwa setiap individu memiliki peran untuk menciptakan kebaikan di lingkungan sekitarnya. Anak tidak lagi hanya menjadi penerima nilai, tetapi juga pelaku kebaikan.

Islam juga mengajarkan bahwa harta yang dimiliki bukan hanya untuk diri sendiri. Ada hak orang lain di dalamnya, terutama bagi mereka yang membutuhkan. Ketika anak-anak memahami konsep ini sejak kecil, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang dermawan dan tidak individualistis. Mereka menyadari bahwa kebahagiaan sejati tidak hanya berasal dari memiliki sesuatu, tetapi juga dari memberi.

Kegiatan santunan kepada anak yatim dan dhuafa juga mempererat ukhuwah atau persaudaraan dalam masyarakat. Anak-anak belajar bahwa mereka adalah bagian dari komunitas yang saling peduli. Mereka melihat secara langsung bahwa kebersamaan dan gotong royong dapat menghadirkan kebahagiaan bagi banyak orang. Nilai persaudaraan ini sangat penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan penuh kasih sayang.

Lebih dari itu, kegiatan berbagi dapat menumbuhkan rasa cinta kepada ajaran Islam itu sendiri. Ketika anak-anak melihat bahwa Islam mengajarkan kasih sayang, kepedulian, dan keadilan sosial, mereka akan memandang agama bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai sumber kebaikan dan kebahagiaan. Islam menjadi nilai hidup yang mereka rasakan manfaatnya secara nyata.

Pada akhirnya, santunan kepada anak yatim dan dhuafa bukan hanya sekadar kegiatan sosial. Ia adalah proses pendidikan karakter yang sangat berharga. Anak-anak belajar tentang empati, syukur, keikhlasan, kepedulian, dan tanggung jawab. Nilai-nilai inilah yang kelak membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki hati yang lembut dan penuh kasih.

Jika sejak kecil anak-anak sudah dibiasakan untuk berbagi dan peduli terhadap sesama, maka mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang membawa kebaikan di mana pun mereka berada. Dan di situlah keindahan ajaran Islam benar-benar hidup—bukan hanya dalam kata-kata, tetapi dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi banyak orang.

#Santunan

#Berbagi

#Ikhlas


Jihan DayCare Mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri Taqobalallohu minna wa minkum

Jihan DayCare Mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri Taqobalallohu minna wa minkum


 #selamatharirayaiedulfitri

#mohonmaaflahirdanbathin

Our Blog

2015 Start
Sejak 2015 Jihan DayCare telah dan akan terus mengabdi kepada Keluarga Indonesia
250 Family
Lebih dari 250 Keluarga Indonesia telah merasakan jasa dan layanan Jihan DayCare dengan penuh suka cita
500 Customers
Totally more than 500 Babby, Toddler and Childs treats as our happy clients

Contact

Talk to us

Untuk Informasi Lebih Lengkap, dapat menghubungi kami pada setiap hari kerja.

Address:

Jl Arya Putra No 34 RT 009/010 Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten 15414

Work Time:

Monday - Friday from 7am to 5pm

Phone/WA Messenger:

+628 235 235 3646

Diberdayakan oleh Blogger.

Ceria Sepanjang Hari

Ceria Sepanjang Hari

Hari Kartini

Hari Kartini

Main Lagi

Main Lagi

Ayo Bermain

Ayo Bermain

Kegiatanku

Kegiatanku

Sekolahku

Sekolahku

Translate

Blogroll

About

Jihan DayCare
; Rumah Penitipan Dan Pendidikan Anak Usia 4 bulan sampai 6 Tahun